Pengangkutan Sampah Bandung Normal Kembali Setelah Lebaran

Dedi S. · 3 min baca · 3 bulan lalu · 73 dibaca
Bisik.id
Pengangkutan Sampah Bandung Normal Kembali Setelah Lebaran

Gambar atau konten salah?

Darto, kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, menegaskan bahwa pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti telah kembali berjalan normal setelah sempat dihentikan selama peringatan Hari Raya Lebaran. “Penanganan sampah di sejumlah titik kini berangsur menuju kondisi normal,” ujarnya pada Senin, 23 Maret 2026.

Selama periode Lebaran, pengangkutan sampah dibatasi. Akibatnya, volume sampah di beberapa tempat penampungan sementara (TPS) meningkat drastis. Darto menjelaskan, “Penumpukan sampah yang sempat terjadi sebenarnya sudah diprediksi sebelumnya, mengingat adanya pembatasan pengangkutan selama momen Lebaran.”

Sejak hari ini, armada pengangkut kembali beroperasi. “Hari ini baru mulai ada pengangkutan kembali. Jadi kalau pagi hari terlihat penuh, sore ini sudah mulai berangsur terjadi pengurangan,” jelas Darto. Aktivitas pengangkutan dan pengolahan sampah sudah berjalan, meski belum sepenuhnya optimal seperti hari biasa.

Melalui sistem Smart Waste Management (SWM), DLH memantau pergerakan armada dan proses pengolahan di berbagai titik. “Pengangkutan sudah berjalan, pengolahan juga sudah berjalan. Sore ini diproyeksikan akan ada pengurangan yang signifikan di beberapa titik,” tambahnya.

Meski begitu, masih ada beberapa TPS yang menampung sampah lebih banyak dari biasanya. Penyebabnya adalah akumulasi sampah dari hari-hari sebelumnya dan kuota pengangkutan harian yang terbatas. Titik-titik yang menjadi perhatian antara lain di kawasan Ciwastra, Cijambe, dan Jalan Indramayu. Penanganan di lokasi tersebut sudah dilakukan, namun volume sampah belum sepenuhnya terurai dalam satu hari.

Selain pengangkutan ke TPA, DLH terus melakukan pengolahan sampah di tingkat kewilayahan melalui program Gaslah. Program ini bertujuan mengurangi beban pengangkutan sekaligus mempercepat penanganan sampah di sumbernya. “Hingga Senin, 23 Maret 2026 pukul 12.29 WIB, tercatat sebanyak 4 kecamatan telah melebihi target harian. Sementara itu, 10 kecamatan berada pada capaian di atas 50 persen hingga di bawah 100 persen dari target harian, dan sisanya masih berada di bawah 50 persen atau berstatus zona merah,” kata Darto.

Data DLH menunjukkan bahwa kecamatan Ujungberung, Bandung Kidul, dan Batununggal telah melampaui target harian. Sementara itu, kecamatan Cibiru, Gedebage, Kiaracondong, Arcamanik, Antapani, dan Mandalajati berada pada capaian di atas 50 persen. DLH memperkirakan capaian pengolahan sampah melalui program Gaslah akan terus meningkat hingga sore hari, dengan target seluruh kecamatan dapat melampaui 50 persen dari target harian.

Untuk mempercepat penanganan, DLH melakukan koordinasi lintas perangkat daerah. Langkah ini bertujuan memastikan penanganan berjalan efektif serta memprioritaskan titik-titik yang membutuhkan penanganan segera. Rapat koordinasi bersama kewilayahan dan perangkat terkait dilakukan guna memantau kondisi lapangan serta mempercepat penanganan di titik-titik prioritas.

Darto menegaskan bahwa mulai hari berikutnya, aktivitas pengelolaan sampah akan kembali ditingkatkan secara bertahap, baik dari sisi pengangkutan maupun pengolahan. “Besok sudah bisa kembali normal. Baik pengangkutan ke TPS, pengangkutan ke TPA, maupun pengolahan akan kita tingkatkan kembali,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan ikut berpartisipasi dalam upaya pengurangan sampah sejak dari sumbernya. Pemerintah Kota Bandung, kata dia, akan terus melakukan pemantauan dan penanganan secara berkelanjutan hingga kondisi benar-benar kembali normal. “Pemkot memastikan terus melakukan pemantauan dan penanganan secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan langkah-langkah tersebut, Bandung berusaha menjaga kebersihan kota meski setelah periode Lebaran yang menambah beban sampah. Kerja sama antara pemerintah, armada pengangkut, dan masyarakat menjadi kunci agar sistem pengelolaan sampah dapat kembali stabil dan efisien.

Dinas Lingkungan Hidup BandungPengangkutan SampahTPA SarimuktiSmart Waste ManagementProgram Gaslah

Komentar

Memuat komentar...