Pengendara SPBU Dago Isi Tangki Penuh Meski Harga Tetap
Gambar atau konten salah?
SPBU Dago di Kota Bandung menjadi tempat berkumpulnya banyak pengendara pada jam pulang kerja. Meskipun pemerintah memutuskan tidak menaikkan harga BBM, warga tetap memilih mengisi penuh tangki kendaraannya. Mereka khawatir akan perubahan kebijakan di masa depan.
Di 31 Maret 2026 pukul 18.15 WIB, pengamat melihat antrean kendaraan mengular di jalur pengisian BBM subsidi maupun nonsubsidi. Pemandangan ini biasanya terjadi pada jam pulang kerja, namun kali ini terasa berbeda. Antrean tidak hanya di jalur sepeda motor, tetapi juga di jalur mobil, sampai ke pintu masuk SPBU Dago dengan kode 31.401.01.
Munawar, 36 tahun, mengatakan ia memilih mengisi penuh tangki motornya meski sudah ada pengumuman resmi pemerintah. Ia khawatir di kemudian hari pemerintah justru mengambil keputusan yang berbeda terkait kebijakan tersebut. “Dipenuhin, A, sekalian. Dari pada nanti besok malah naik harganya, kan repot,” kata dia saat berbincang.
Manajemen SPBU tetap memberikan imbauan kepada pengendara. Lewat pengeras suara, mereka menyampaikan informasi terkini, termasuk soal batalnya kenaikan harga BBM di Indonesia.
Andi, 28 tahun, seorang pengemudi ojek online, juga memutuskan hal serupa. Meski pengisian tersebut hanya bertahan sekitar 2‑3 hari, ia memilih mengisi penuh tangki motornya sebelum ada keputusan kenaikan harga BBM. “Mending dari sekarang lah, kang. Dari pada nanti tiba‑tiba harganya naik. Harapannya sih enggak sampe naek yah, tapi di kondisi sekarang siapa yang tahu,” pungkasnya.
Situasi ini mencerminkan keprihatinan warga terhadap fluktuasi harga bahan bakar. Meskipun kebijakan pemerintah belum berubah, ketidakpastian masih memengaruhi perilaku pengendara di SPBU Dago.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
