Penjual Plastik 64 Tahun Jual Alas Salat di Lapangan Rajawali

Endah K. · 1 min baca · 4 bulan lalu · 53 dibaca
Bisik.id
Penjual Plastik 64 Tahun Jual Alas Salat di Lapangan Rajawali

Gambar atau konten salah?

Di Lapangan Rajawali di kota Cimahi, 20 Maret 2026 pagi, ribuan jemaah menata saf untuk Salat Idulfitri 1447 Hijriah. Lapangan pusat kota dipadati orang yang berbaris berdiri, menunggu waktu sholat bersama.

Di antara jemaah, seorang pria berusia 64 tahun menelurkan gulungan plastik berwarna cokelat. Namanya Ade, penjual plastik khusus alas salat. Ia datang sebelum matahari terbit, ketika lapangan masih sepi, menyiapkan barang dagangannya. Dari satu gulungan besar yang dibeli di Cigondewah, ia memotong menjadi ukuran sajadah.

Setelah sholat, Ade melintas dari satu saf ke saf berikutnya, menawarkan plastik yang ia beli. Ia menjual sekitar 50 buah dari 125 barang yang dibawanya. Harga terjangkau, mulai Rp5.000 hingga Rp10.000 per satuan, cocok bagi dua orang.

Bisnisnya tidak terbatas pada Idulfitri. Setiap hari di Caringin, Kota Bandung, Ade menjual air mineral dan jajanan asongan. Namun, bila ada acara keagamaan besar, ia beralih menjual alas plastik. Ia mencari informasi tentang acara tablig akbar, haul, atau pengajian di JIS (Jakarta International Stadium), lalu menyiapkan stoknya.

Di samping Ade, Jajang juga memanfaatkan momentum Idulfitri. Ia menjajakan balon karakter yang menarik perhatian anak-anak di sekitar lapangan. Harga balon berkisar Rp15.000 hingga Rp20.000, dan ia menyebut rezeki yang dihasilkannya sebagai halal.

Para penjual seperti Ade dan Jajang berusaha memanfaatkan kesempatan untuk meraih penghasilan, sekaligus memenuhi kebutuhan jemaah yang datang setiap hari. Mereka menyesuaikan produk dan strategi penjualan sesuai dengan acara dan lokasi, memastikan bisnis tetap berjalan meski pasar berubah.

Lapangan RajawaliIdulfitripenjual plastik alas salatAdeCimahibalon karakter

Komentar

Memuat komentar...