Penurunan Investor dan Transaksi Aset Kripto di Indonesia Terjadi
Gambar atau konten salah?
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan adanya penurunan jumlah investor serta aktivitas transaksi aset kripto di Indonesia. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan tren harga beberapa aset kripto utama di pasar global yang mengalami penurunan.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, menyampaikan bahwa per Januari 2026, jumlah konsumen aset kripto mencapai 20,7 juta. Angka ini sedikit menurun dibandingkan dengan Desember 2025 yang tercatat 20,19 juta.
“Terkait perkembangan aktivitas aset kripto di Indonesia, per Januari 2026 jumlah konsumen mencapai 20,7 juta konsumen atau tumbuh 2,56% month to date,” ungkap Hasan dalam konferensi pers yang berlangsung di Gedung OJK Menara Radius Prawiro, Jakarta Pusat, pada tanggal 3 Maret 2026.
Nilai transaksi aset kripto juga mengalami penurunan, tercatat sebesar Rp 29,24 triliun, sedangkan nilai transaksi derivatif dari aset keuangan digital mencapai Rp 8,01 triliun. Angka ini menurun jika dibandingkan dengan transaksi pada Desember 2025 yang mencapai Rp 32,68 triliun.
Hasan menjelaskan bahwa penurunan ini sejalan dengan tren harga aset kripto di pasar global. Beberapa aset kripto utama telah menunjukkan penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir, terutama setelah serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Untuk Bitcoin, harganya kini telah turun di bawah level US$ 64.000, dengan intensitas aksi jual yang meningkat. Selama setahun terakhir, Bitcoin telah mengalami penurunan hampir 30%.
Menurut analis Deutsche Bank, Marion Laboure, penjualan yang stabil ini mencerminkan bahwa investor mulai kehilangan minat, dan pesimisme terhadap kripto semakin meningkat.
Data ini menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam minat dan aktivitas pasar aset kripto di Indonesia, yang mungkin mencerminkan sentimen investor yang sedang lemah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
RRFX Kompetisi Trading Demo Hadiah Jutaan Ratusan Rupiah
AS Ambil Kripto Iran US$1 Miliar, Operasi Fury Tutup
OJK Peringat Risiko Tinggi Investasi Kripto di Pasar
OJK Dorong Industri Kripto ke Stablecoin dan Tokenisasi Aset
XTB Menjadi Mitra Global SSC Napoli untuk Dua Musim
Crypto Indonesia 21,4 Juta Pengguna, Indodax Fokus Keamanan 2026
Berita Terbaru
Surabaya Target 250 Medali Emas Porprov Jatim 2027
Hanya 8 Tim Piala Dunia 2026 Punya Pemain Lokal, 310 Luar Negeri
SPMB Jakarta 2026: Daftar Sekolah dengan Skor UTBK 2022
KAI Butuh Rp1,2 Triliun & 8.000 Petugas Perlintasan Sebidang
Dolar AS Beruat Rp 18.000, Rupiah Terdampak Kuat Pada Hari
PPPK Boleh Dapat Gaji ke-13 2026, Besar Sesuai Masa Kerja
SIM Baru Kini Verifikasi Wajah, Mulai 1 Juli 2026 Indonesia
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
