Persib Bandung Tekad Juara Ketiga di Laga Akhir 2026
Gambar atau konten salah?
Persib Bandung memiliki dua pertandingan tersisa di Super League 2025/2026. Kedua laga ini akan menentukan apakah skuad Maung Bandung dapat menambah gelar juara ketiga berturut-turut.
Pertama, Persib akan menantang PSM Makassar di Stadion BJ Habibie, Sulawesi Selatan, pada Minggu, 17 Mei 2026. Setelah itu, mereka akan kembali ke kandang di Stadion GBLA untuk bertarung melawan Persijap Jepara pada 23 Mei 2026.
Pertandingan tandang melawan PSM Makassar diprediksi akan memunculkan antusiasme tinggi dari para suporter setia Persib, yang sering disebut bobotoh. Sejumlah ruas jalan di pusat Kota Bandung diperkirakan akan dipenuhi arak-arakan kendaraan setelah pertandingan berakhir.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengimbau para bobotoh untuk menjaga situasi kondusif di wilayahnya. Ia menegaskan, “Saya ada beberapa imbauan. Pertama, untuk masyarakat agar menyukseskan Hari Tatar Sunda ini. Kedua, kita bersama sama semaksimal mungkin mengelola sampah di wilayah masing masing agar tidak terjadi penumpukan atau backlog yang melebihi penampungan di TPS,” kata Farhan, Sabtu, 16 Mei 2026.
Farhan menambahkan, “Dan untuk bobotoh mari kita berdoa, semoga persib tidak tersandung di dua pertandingan terakhir. Bisa jadi juara ketiga kalinya, menciptakan sejarah,” ucapnya.
Ia menyadari bahwa perjalanan Persib cukup berat untuk meraih gelar juara kembali musim ini. Pesaing terdekatnya, Borneo FC, terus menempel di skuad Pangeran Biru di klasemen Super League.
Namun, Farhan tetap optimistis. Ia meminta bobotoh menjaga keamanan di Kota Bandung agar tidak merugikan orang lain. Ia menegaskan, “Kendala pasti banyak, emosi pasti meledak, tapi jangan sampai justru ekspresi kita nanti merugikan banyak orang. Mudah-mudahan aman semuanya,” pungkasnya.
Dengan dua laga terakhir yang menegangkan dan dukungan mayor, Persib Bandung berusaha mempertahankan posisi unggul. Keberhasilan mereka akan menambah sejarah juara berturut-turut di liga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu