Persib Menang 2-1, Fans Diingatkan Tetap Tertib Bersama Polisi
Gambar atau konten salah?
Persib Bandung menutup laga melawan Persija Jakarta dengan kemenangan 2-1 di Stadion Segiri, Samarinda, pada 10 Mei 2026. Skor tersebut langsung menggerakkan para penggemar, yang dikenal dengan julukan Bobotoh, di berbagai wilayah Jawa Barat.
Setelah menonton pertandingan, banyak Bobotoh yang mengungkapkan kegembiraan lewat perayaan spontan. Beberapa di antaranya berencana mengadakan konvoi kendaraan di titik-titik tertentu, menandai kemenangan Maung Bandung di tengah keramaian.
Menanggapi potensi keramaian tersebut, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengimbau seluruh Bobotoh untuk merayakan secara tertib. Ia menegaskan pentingnya menjaga ketertiban umum dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan publik.
“Saya mengucapkan terima kasih atas semuanya ya. Saya selaku penjaga pembina keamanan Jawa Barat ya. Hari ini saudara-saudara kita semua sedang bersemangat menyaksikan pertandingan klub kesayangannya. Menyaksikan, menonton dan mendukung semuanya,” ujar Rudi.
Ia menambahkan, “Kita doakan semuanya akan berakhir dengan kemenangan dan merayakan dengan tetap menjaga keselamatan, menjaga ketertiban, tidak merugikan orang lain, tidak merusak sama sekali. Itu pesan-pesan dari saya,” katanya.
Rudi juga menegaskan bahwa konvoi kemenangan tidak dilarang selama tetap berada dalam batas wajar dan mematuhi peraturan. “Tidak apa-apa, silakan konvoi untuk merayakan dengan kurun waktu tertentu, dengan pesan-pesan tadi. Jaga keselamatan pribadi, jaga keselamatan orang lain, tidak membahayakan, merugikan orang lain, apalagi merusak semuanya, ya. Itu saja himbauannya. Silakan,” tegasnya.
Perhatian Kapolda muncul seiring meningkatnya antusiasme Bobotoh setelah Persib berhasil mengamankan kemenangan penting atas rival abadinya. Kemenangan ini memperbesar peluang Persib meraih gelar juara ketiga secara berturut-turut.
Secara keseluruhan, kemenangan Persib Bandung menambah semangat penggemar, namun tetap diiringi panggilan untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Kegiatan perayaan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab, menjaga keselamatan pribadi dan orang lain, serta tidak merusak fasilitas publik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
