Persis vs Dewa: Pertandingan Kritis 16/05 di Manahan
Gambar atau konten salah?
Sabtu, 16 Mei 2026, Stadion Manahan di Kota Solo akan menjadi arena pertempuran antara Persis Solo dan Dewa United pada pekan ke‑33 Super League 2025/2026. Pertandingan dimulai pukul 19.00 WIB dan akan menentukan nasib kedua tim di musim ini.
Persis Solo, yang berada di urutan ke‑16 dengan 28 poin, harus menang untuk keluar dari zona degradasi. Mereka masih bergantung pada hasil pertandingan Madura United, yang berada di peringkat ke‑15 dengan 32 poin. Jika Persis kalah, peluang mereka untuk bertahan di Liga 1 akan sangat kecil.
Sementara itu, Dewa United menempati posisi ke‑4 dengan 53 poin. Tim ini belum terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhir dan berambisi finis di empat besar. Keempat besar ini penting bagi mereka untuk mempertahankan tren positif dan menjaga posisi di liga.
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, mengungkapkan bahwa ia mengetahui situasi kedua tim. “Jadi Persis tidak ingin terdegradasi, sementara kami ingin berada di 4 besar. Banyak hal yang dipertaruhkan dalam laga besok,” kata Jan Olde dalam siaran pers yang diterima Jumat (15 Mei 2026).
Di sisi lain, pemain Dewa United, Ivar Jenner, menegaskan ambisinya. “Persiapan baik, hasil juga bagus di beberapa laga terakhir. Laga besok penting karena kita ingin berada di empat besar. Harapnnya besok menang,” ujarnya.
Sejarah pertemuan menunjukkan bahwa Persis belum pernah menang melawan Dewa sejak kedua klub masih bersaing di Liga 2 pada tahun 2019. Namun, Jan Olde tidak mau lengah. “Bukan keuntungan (catatan tidak pernah kalah dari Persis). Besok adalah laga yang berbeda. Persis berbeda dengan awal musim, maupun musim lalu. Kalau lawan lnya sama itu keuntungan, tapi 60 persen pemain Persis berbeda,” jelasnya.
Formasi terakhir Persis menunjukkan tren buruk. Setelah kemenangan atas Bhayangkara FC, mereka kalah telak melawan Persija dan Malut United, serta imbang Persebaya di laga terakhir. Dewa United, di sisi lain, tampil solid dengan tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhir.
Jan Olde menekankan pentingnya fokus. “Saya pikir laga besok akan mempertemukan dua tim dengan misi yang berbeda. Persis Solo ingin keluar dari zona degradasi, mereka membutuhkan kemenangan, dan mereka bergantung juga pada hasil dari Madura. Sayangnya laga tidak dilakukan di waktu yang sama,” tambahnya.
Dengan semua faktor ini, pertandingan di Stadion Manahan menjadi titik balik bagi Persis. Sementara Dewa United berusaha mempertahankan posisi tinggi, Persis harus menutup dua pertandingan terakhirnya dengan kemenangan untuk mengamankan tempat di Liga 1 musim depan.
Kesimpulannya, laga ini tidak hanya soal skor akhir. Bagi Persis, ini adalah kesempatan terakhir untuk menghindari degradasi, sedangkan bagi Dewa United, ini adalah langkah penting menuju finish di empat besar. Keputusan di lapangan pada 16 Mei akan menentukan arah kedua klub dalam musim yang penuh tekanan ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
