Petani Solihin Ditemukan Lemas di Sawah Wingit, Kasus Hilang
Gambar atau konten salah?
Seorang petani bernama Solihin (57) warga Dukuh Wiyoro, Desa Garungwiyoro, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, sempat dilaporkan hilang secara misterius.
Solihin hilang saat menggarap sawah di area yang dikenal warga sebagai lokasi singit atau wingit. Area tersebut berjarak sekitar 5‑6 km dari permukiman warga terdekat, di kawasan perbatasan hutan. Lokasi temuan Solihin lebih jauh lagi, sekitar 7 km dari area persawahan, yakni di Desa Bubak.
Persawahan itu dekat dengan hutan dan dikenal wingit oleh warga setempat. Kepala Desa Garungwiyoro, Jariyah, mengungkapkan kabar yang beredar: “Ya, sawah tempat Pak Solihin mengolah sawahnya itu memang terkenal dengan wingit atau singit.”
Jariyah menambahkan, “Dari cerita warga, di lokasi yang sama pernah terjadi peristiwa serupa di mana seorang warga hilang dan hingga kini belum ditemukan.”
Solihin dilaporkan hilang pada 04 April 2026. Sehari setelahnya, pada 05 April 2026, ia ditemukan tanpa busana dan linglung di lokasi yang jaraknya 7 km dari tempat hilangnya. Di area persawahan hanya ditemukan pakaian dan alat pertanian.
Posisi saat itu Pak Solihin sudah dalam kondisi lemas, wajahnya sudah pucat, dan tubuhnya penuh dengan luka goresan yang diduga akibat goresan rumput‑rumput liar atau taman perdu liar.
Melihat kondisinya yang sudah lemas, dengan bantuan mobil Polsek Kandangserang, Solihin dibawa ke Puskesmas Kandangserang untuk mendapatkan perawatan medis. Setelah mendapatkan perawatan medis, Solihin dirujuk ke RSUD Kajen.
Menurut Jariyah, beberapa tahun silam di lokasi yang sama juga terjadi hal serupa. Seorang warga dikabarkan hilang dan hingga saat ini belum ditemukan. Hal ini menambah kekhawatiran warga tentang wilayah yang dikenal wingit.
Keberadaan hutan di sekitar persawahan, serta sejarah kejadian hilangnya warga, membuat area tersebut dipandang berisiko. Masyarakat masih menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai kondisi Solihin dan penyelidikan lebih lanjut.
Area yang dikenal wingit dan sejarah hilangnya warga menambah kesadaran akan pentingnya keamanan dan kesiapsiagaan di daerah pedesaan. Kejadian ini juga menyoroti perlunya perhatian khusus terhadap wilayah yang memiliki reputasi misterius dan potensi risiko bagi penduduknya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
