Piton 3 Meter Dievakuasi di Dusun Plagan, Klaten Tahun 2026
Gambar atau konten salah?
Ular piton sepanjang 3 meter dievakuasi di Dusun Plagan, Desa Mandong, Kecamatan Trucuk, Klaten pada 30 Maret 2026.
Koordinator relawan Exalos Indonesia regional Klaten, Raditya Saiful Fauzi, menjelaskan bahwa ular tersebut sempat menyerang ternak ayam sebelum kabur ke tumpukan jerami di belakang rumah dekat sawah. Ia mengatakan, "Pertama itu gigit ternak ayam warga, terus kabur masuk di tumpukan jerami di belakang rumah dekat sawah. Dipantau warga dan kemudian lapor ke kami,"
Raditya menegaskan bahwa ini bukan kali pertama di daerah tersebut. Ia menambahkan, "Sudah beberapa kali kemunculan ular itu. Sekitar satu bulan yang lalu sudah ada anak piton bermunculan, sampai dua tiga kali yang masuk ke rumah,"
Menurutnya, ular piton biasanya berkeliaran di sekitar alur sungai, sehingga warga harus tetap waspada. Ia mengajak warga yang menemukan ular untuk menghubungi relawan animal rescue, seperti Exalos Indonesia atau Damkar. Ia juga menekankan, "Jika ada ular bisa hubungi relawan animal rescue, seperti Exalos Indonesia atau Damkar. Apalagi saat musim kembang biak,"
Relawan lain, Ngadino, menyatakan bahwa laporan tentang ular tersebut diterima sekitar jam 07.00 WIB. Ia menjelaskan, "Ular masuk ke tumpukan jerami di pinggir desa. Evakuasi tadi tiga personel, saya, Mas Bolang (Raditya) dan Mas Amir,"
Ngadino menambahkan, "Ular jenis piton dengan panjang sekitar 3 meter. Evakuasi berjalan lancar,"
Tim evakuasi terdiri dari tiga orang, termasuk Mas Bolang dan Mas Amir, yang berhasil menenangkan dan membawa ular ke tempat aman. Semua prosedur diikuti sesuai protokol penanganan hewan liar.
Insiden ini menegaskan pentingnya kewaspadaan warga terhadap hewan liar di sekitar alur sungai, terutama saat musim kembang biak. Kerja sama antara relawan dan masyarakat dapat mencegah konflik antara manusia dan satwa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
