PLN Bersihkan Eceng Gondok di Sungai Citarum Bandung Barat
Gambar atau konten salah?
Di Desa Karangtanjung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, permukaan Sungai Citarum hampir tertutup sepenuhnya oleh jutaan batang eceng gondok. Hanya area hijau yang masih terlihat, sehingga pemandangan sungai menjadi tidak terjamah. Perahu tidak dapat menembus gulma air yang menumpuk, menandakan kualitas air yang menurun.
Restoran terapung di sungai, yang biasanya menjual pemandangan, kini tidak memiliki apa‑apa untuk ditawarkan kepada pelanggan. Pengunjung hanya dapat melihat hamparan eceng gondok yang menutupi permukaan air.
Selain menghalangi akses, pertumbuhan eceng gondok pada musim kemarau juga memicu munculnya nyamuk yang menyerang warga di sepanjang aliran sungai. Keluhan ini berulang sampai akhirnya PT PLN Indonesia Power mengambil tindakan.
“Jadi memang eceng gondok ini banyak dikeluhkan, karena mengundang kemunculan nyamuk‑nyamuk. Sehingga kita akhir pekan lalu melakukan pembersihan eceng gondok,” kata Senior Manager PLN IP UBP Saguling, Doni Bakar saat dikonfirmasi pada 09 Juni 2026.
Doni menegaskan bahwa pembersihan harus dilakukan secara rutin di titik-titik prioritas yang dianggap memerlukan perhatian lebih, karena pertumbuhan gulma air cukup cepat. “Pembersihan eceng gondok harus dilakukan secara rutin. Sejauh ini memang masih dibersihkan menggunakan alat berat serta pengangkutan manual oleh personel lapangan,” tambahnya.
Selain pembersihan, PLN juga mendorong pemanfaatan eceng gondok sebagai produk bernilai ekonomi, sebagai bagian dari pengelolaan berkelanjutan. Dengan cara ini, pertumbuhan eceng gondok yang tidak terkendali dapat diatasi.
Di sisi lain, PLN terus berusaha menjaga kualitas air perairan Waduk Saguling. Keberadaan eceng gondok menjadi indikator penurunan kualitas air, sehingga upaya pengelolaan tetap menjadi fokus utama.
Secara keseluruhan, upaya pembersihan rutin dan pemanfaatan eceng gondok diharapkan dapat mengurangi masalah nyamuk serta memperbaiki kondisi air sungai Citarum di wilayah Bandung Barat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
