Pohon Tumbang di Jalur Nagreg Gagal Menghambat Lalu Lintas
Gambar atau konten salah?
1 April 2026, angin kencang melanda Jalur Nagreg di Kampung Pamuncatan, Desa Nagreg Kendan, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung. Pada pukul 15.00 WIB, sebuah pohon besar terjatuh di tengah jalan, menutupi sebagian ruas dan memaksa kendaraan melambat. Kepadatan lalu lintas terjadi, meski tidak berlangsung lama.
Setelah menerima laporan warga, Kepala Bidang Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bandung, Edo, langsung mengirim petugas ke lokasi. “Iya benar ada pohon tumbang. Kejadiannya tadi sekitar jam 15.00 WIB. Kami langsung datang ke TKP untuk melakukan evakuasi,” ujar Edo kepada media.
Edo menjelaskan bahwa cuaca buruk, khususnya angin kencang, memicu jatuhnya pohon. Angin kencang membuat batang pohon tidak mampu menahan tekanan, sehingga menutup jalan. Selain mengganggu lalu lintas, pohon yang tumbang menabrak jaringan utilitas. Kabel listrik PLN dan jaringan telekomunikasi Telkom turut terdampak, namun tidak ada kerusakan serius pada infrastruktur.
“Untuk korban jiwa alhamdulillah tidak ada,” tambah Edo. Proses evakuasi dilakukan secara gabungan, melibatkan petugas Disdamkar, TNI, Polri, dan warga sekitar. Petugas unit Cicalengka dikerahkan untuk memotong dan menyingkirkan batang pohon dari jalan.
Petugas Disdamkar dan warga sedang menyiapkan peralatan pemotongan. Setelah pohon terpotong, arus lalu lintas kembali normal. Sat ini, anggota Disdamkar bekerja sama dengan masyarakat untuk memastikan jalan aman bagi pengendara.
Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya respons cepat dari petugas darurat dan kerja sama warga. Meskipun terjadi gangguan, tidak ada korban jiwa dan infrastruktur tetap utuh. Dengan koordinasi yang baik, situasi kembali tenang dalam hitungan jam.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
