Polisi Pasang Oneway di Lembang, Atasi Lalu Lintas Mudik

Andi B. · 1 min baca · 3 bulan lalu · 67 dibaca
Bisik.id
Polisi Pasang Oneway di Lembang, Atasi Lalu Lintas Mudik

Gambar atau konten salah?

Polisi menyiapkan sistem satu arah (oneway) untuk memecah kepadatan di jalur wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat, serta mengatur arus balik mudik pada Idulfitri 1447 Hijriah.

Skema ini diterapkan secara situasional, menyesuaikan kondisi lalu lintas di jalur wisata dan mudik. Di Lembang, contoh penerapannya adalah oneway yang memaksa kendaraan melintasi jalur dari arah Bandung dan Lembang.

Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, mengatakan pada Sabtu, 21 Maret 2026, bahwa “onway adalah langkah paling efektif mengurai kepadatan.” Ia menegaskan bahwa sistem tersebut akan mengalirkan kendaraan keluar dari simpul-simpul kemacetan yang bermasalah.

Di arus balik mudik, oneway diberlakukan bila laju kendaraan sudah cukup tersendat karena volume yang meningkat di jalan raya. Intinya, oneway di jalur wisata Lembang dan saat arus balik akan diterapkan secara situasional, menyesuaikan kondisi lalu lintas.

Kepolisian juga memantau peningkatan kunjungan wisatawan di Lembang dan Cisarua. Penginapan di kedua daerah tersebut sudah hampir penuh, menandakan lonjakan volume pengunjung.

Kapolres Niko mengingatkan wisatawan untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Rute alternatif menuju Lembang dan Cisarua, seperti Jalan Kolonel Masturi dan Jalan Sersan Bajuri, rawan longsor dan kecelakaan. Jalur tersebut sempit, berkelok, dan menurun curam.

Ringkasan: Polisi Cimahi menerapkan sistem oneway untuk mengurangi kepadatan di jalur wisata Lembang dan arus balik mudik Idulfitri. Sistem ini dioperasikan secara situasional berdasarkan kondisi lalu lintas. Kapolres Niko menegaskan efektivitas oneway dan memantau volume pengunjung di Lembang dan Cisarua. Ia juga menegur risiko cuaca ekstrem dan kondisi rute alternatif yang menantang.

polisi onewayjalur wisata Lembangarus balik mudikkepadatan kendaraanrekayasa lalinCisarualongsor

Komentar

Memuat komentar...