Polres Ciamis Lakukan Aksi Humanis di Jalur Mudik 23 Maret

Vera T. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 66 dibaca
Bisik.id
Polres Ciamis Lakukan Aksi Humanis di Jalur Mudik 23 Maret

Gambar atau konten salah?

Di wilayah hukum Polres Ciamis, Kapolres Ciamis AKBP Hidayatullah turun langsung ke jalur mudik pada 23 Maret 2026, menampilkan aksi humanis yang menambah rasa aman bagi pemudik.

Di tengah arus kendaraan yang padat, ia tidak sekadar mengatur lalu lintas. Ia juga menyapa pengendara, memberi minuman, dan membagikan makanan ringan kepada pemudik, baik pengendara roda dua maupun roda empat. “Kami ingin memastikan arus mudik berjalan lancar sekaligus menghadirkan pelayanan yang humanis. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan bisa memberi rasa aman dan nyaman bagi para pemudik,” ujar Hidayatullah.

Keberadaan polisi di titik rawan, seperti Simpang Tiga Sindangkasih dan Simpang Tiga Cisaga, menjadi wujud nyata kepedulian Polri. Di kedua persimpangan tersebut, kendaraan sering kali harus bergantian melaju, menimbulkan antrean panjang. “Kepadatan biasanya terjadi di pertigaan, seperti di Sindangkasih dan Cisaga. Itu karena ada pertemuan arus dan penyempitan jalur, sehingga kendaraan harus bergantian melaju dan menimbulkan antrean,” jelasnya.

Untuk mengurai kepadatan, Polres Ciamis menempatkan tim pengurai di titik-titik rawan. “Kami sudah mengantisipasi dengan menempatkan tim pengurai di titik-titik rawan. Alhamdulillah sampai saat ini situasi di wilayah hukum Polres Ciamis masih aman dan lancar,” tambahnya.

Selain itu, Kapolres Ciamis juga mengadakan hiburan musik khas Sunda di jalan. Lagu-lagu tersebut diharapkan dapat mengurangi stres dan mengantuk para pemudik yang harus menunggu antrean. “Alhamdulillah, respons dari pemudik dan pengemudi yang melintasi wilayah Ciamis sangat positif. Ini menjadi apresiasi bagi kami. Ke depan, kami akan terus meningkatkan inovasi untuk menghibur pemudik, agar mereka tidak stres dan tidak mengantuk, sehingga bisa merasakan pelayanan yang baik selama perjalanan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Operasi Ketupat Lodaya 2026 masih berlangsung. Kapolres menilai arus balik dari barat ke timur maupun dari timur ke barat terpantau ramai namun lancar. “Arus balik dari barat ke timur maupun dari timur ke barat terpantau ramai lancar. Kecepatan kendaraan rata-rata masih bisa di kisaran 40 kilometer per jam, artinya roda kendaraan masih terus bergerak,” ujar Kapolres.

Meski lalu lintas masih terkontrol, polisi mengimbau para pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan. “Kami mengimbau kepada seluruh pengemudi, utamakan keselamatan, bukan kecepatan. Ingat keluarga menunggu di rumah. Mudik aman, keluarga bahagia,” tegasnya.

Polisi juga menyiapkan jalur alternatif jika terjadi kemacetan. “Jika terjadi kemacetan, kami siapkan pengalihan arus melalui jalur Panawangan menuju Majalengka dan jalur ke arah Cirebon. Ini untuk membagi arus agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,” pungkasnya.

Hingga saat ini, belum diperlukan rekayasa lalu lintas seperti contra flow atau sistem one way, karena kondisi masih dapat dikendalikan. “Sejauh ini belum perlu dilakukan contra flow atau one way karena kondisi masih bisa dikendalikan,” ujarnya.

Kapolres menilai puncak arus balik akan terjadi pada 25 hingga 27 Maret 2026. Ia menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban tetap menjadi prioritas utama selama mudik berlangsung.

Dengan kombinasi pengaturan lalu lintas, penyediaan makanan dan minuman, serta hiburan musik, polisi di Ciamis berusaha menciptakan suasana mudik yang lebih tenang dan aman. Para pemudik pun merasakan dampak positif dari pendekatan tersebut, menambah rasa nyaman di tengah perjalanan panjang.

Polres CiamismudikKapolres Hidayatullahjalur alternatifhiburan musik Sundakepadatan lalu lintaskeamanan

Komentar

Memuat komentar...