Polres Karawang Jaga Lalu Lintas Tol Japek Pasca Operasi
Gambar atau konten salah?
Operasi Ketupat Lodaya 2026 sudah resmi berakhir, namun Polres Karawang tetap menegakkan pengamanan di jalan tol. Personel kepolisian masih bersiaga di Rest Area KM 62B Tol Jakarta‑Cikampek (Japek) untuk menanggulangi lonjakan arus balik gelombang kedua.
Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, menjelaskan bahwa volume kendaraan dari arah Jawa menuju Jakarta kini mulai menurun. “Volume kendaraan dari arah Jawa menuju Jakarta saat ini memang mulai melandai. Kondisi ini kontras dengan situasi pada H+2 dan H+3 Lebaran yang menjadi puncak arus balik gelombang pertama.”
Selama puncak gelombang pertama, lalu lintas mencapai 7.200 kendaraan per jam. “Kemarin sempat mengalami puncaknya di H+2 dan H+3 total sebanyak 7.200 kendaraan per jam, dimana ini sudah naik 50 persen dari lalu lintas normal,” ujar Fiki. Angka tersebut menunjukkan peningkatan setengah dari kondisi normal.
Untuk mengurai kepadatan, polisi menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow dua lajur, mulai dari KM 70 hingga KM 42 Tol Japek. Langkah ini bertujuan memudahkan arus balik menuju Jakarta.
Fiki memprediksi gelombang kedua arus balik akan terjadi pada akhir pekan ini, tepatnya 28 hingga 29 Maret 2026. Hal ini sejalan dengan berakhirnya masa libur masyarakat yang melakukan perjalanan mudik lebih lama.
Menurut perkiraan, masih ada sekitar 200 ribu kendaraan yang belum melintas kembali ke Jabotabek melalui Karawang. “Kemudian yang akan kembali ke Jabotabek melalui Karawang ini, berdasarkan prediksi masih ada sisa sekitar 200 ribu kendaraan yang belum melintas sampai dengan saat ini. Diperkirakan akan kembali pada akhir pekan atau tanggal 28‑29 Maret nanti,” tambahnya.
Untuk menjaga kelancaran arus, Polres Karawang melanjutkan pengamanan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Langkah taktis ini diambil agar pemudik tetap merasa aman meski operasi utama telah usai.
Fiki menegaskan, “Nah, ini adalah potensi atau yang harus dinanti sampai dengan hari Minggu tanggal 29, karena masih ada kemungkinan 200 ribu kendaraan yang belum kembali ke Jakarta, jadi kami teruskan kegiatan pengamanan dengan KRYD, meski Operasi Ketupat Lodaya ini sudah selesai, untuk mengantisipasi puncak arus balik gelombang kedua nanti.”
Dengan pengamanan yang terus dipertahankan, Polres Karawang berharap arus balik gelombang kedua dapat dikelola tanpa gangguan signifikan bagi masyarakat yang sedang mudik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026