PPP Konsolidasi Muscab Pakuan Raya, Siap Pemilu 2029
Gambar atau konten salah?
Muhamad Mardiono, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menegaskan bahwa Musyawarah Cabang (Muscab) harus menjadi momentum konsolidasi, bukan ajang perpecahan di internal partai.
Ia membuka Muscab se‑Wilayah Pakuan Raya di Lido Lake Resort pada Senin, 20 April 2026. Acara ini dihadiri pengurus dari Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok. Semua peserta bersatu dalam satu ruang, membahas rencana strategi ke depan.
Mardiono menjelaskan bahwa Muscab adalah agenda rutin setiap lima tahun, sesuai konstitusi partai. Langkah ini sekaligus menjadi strategi penting dalam menyongsong Pemilu 2029. Ia menekankan bahwa Muscab bukan sekadar rapat, melainkan titik fokus untuk mempersiapkan partai menghadapi tantangan politik.
“Hari ini bagian dari kelanjutan Muscab di Jawa Barat. Ini momentum konsolidasi untuk menghadapi agenda politik ke depan,” ujar Mardiono.
Ia menegaskan bahwa dinamika dan kompetisi dalam Muscab adalah hal wajar dalam demokrasi internal. Namun ia mengingatkan agar hal tersebut tidak berkembang menjadi konflik yang merusak soliditas partai. “Dalam politik pasti ada riak‑riak. Tapi ini tidak boleh menjadi ajang perpecahan, justru harus memperkuat,” tegasnya.
Mardiono juga menyoroti kekuatan PPP di tingkat akar rumput. “PPP di grassroot masih utuh. Kita masih mendapatkan lebih dari 8 juta suara di tingkat kabupaten/kota,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa konsolidasi terus dilakukan secara masif dengan turun langsung ke berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Papua. “Yang penting kita solid, InsyaAllah PPP bisa bangkit,” pungkasnya.
Acara ini menegaskan komitmen PPP untuk tetap kuat dan bersatu, menyiapkan diri menghadapi Pemilu 2029 dengan strategi yang terstruktur dan konsisten.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
