Prabowo Sampaikan Program Asta Cita di Retret Akmil Magelang
Gambar atau konten salah?
Pada 18 April 2026, Presiden Prabowo Subianto hadir di retret Ketua DPRD se‑Indonesia yang digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Ia menyampaikan materi tentang Program Asta Cita kepada para pemimpin daerah.
Dance Ishak Palit, Ketua Umum Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Adeksi) dan Ketua DPRD Kota Salatiga, mengutip pesan presiden: “(Pesan presiden) Kalau menurut saya, Pak Presiden lagi mau implementasikan tentang program Asta Citanya,” dan “Dan bagaimana, kita di daerah selain DPRD ini dapat menerjemahkan program nasional,”.
Dance menekankan bahwa fokus utama Prabowo adalah konsolidasi antara daerah dan pusat. Ia berkata, “Kalau saya sih seru‑seru aja. Ini baik‑baik aja. Pertama kita saling mengenal satu dengan yang lain. Sehingga kalau kita melakukan kolaborasi antar‑DPRD bisa cepat terjadi karena kita sudah seperti saudara ini,” dan “Kalau penekanan lain lebih banyak pada untuk konsolidasi daerah dan pusat supaya kerja sama itu.”
Sama seperti yang disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron, ia menekankan kembali pentingnya Asta Cita sebagai pedoman yang terintegrasi dengan RPJMN dan RPJMD. Ade berkata, “Beliau mengulang kembali penekanan kepada kita tentang Asta Cita agar menjadi pedoman yang telah menjadi rumusan RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) itu bisa diimplementasikan mengenai RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah). Jadi, ada ketersambungan antara program nasional dengan di daerah,”.
Ade juga menyoroti potensi-potensi nasional, menegaskan bahwa memaksimalkan potensi pangan, kelautan, dan mineral akan mendukung cita‑cita Indonesia emas pada 2045. Ia menambahkan, “Yang kedua juga beliau banyak memberikan informasi terkait potensi‑potensi. Kita sebagai bangsa yang kalau dimaksimalkan pengolahannya. Insyaallah harapan kita 2045 menjadi Indonesia emas bisa terealisasi seperti memaksimalkan potensi pangan, kelautan, kemudian juga mineral,”.
Selain itu, Ade mengungkapkan instruksi presiden mengenai program pusat seperti MBG dan Koperasi Merah Putih. Ia menyimpulkan, “Itu merupakan investasi yang daerah juga perlu menyuprot dalam hal bagaimana program itu bisa berjalan dengan baik,”.
Retret ini menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah harus terus diperkuat, agar program nasional dapat disesuaikan dengan kebutuhan lokal dan mencapai tujuan pembangunan jangka menengah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
