Prabowo Tetap Pakai Pindad Maung Meski Kendala di Presiden
Gambar atau konten salah?
Pindad Maung tetap menjadi kendaraan dinas Presiden Prabowo Subianto meski kendaraan lokal ini menampilkan beberapa kekurangan. Pada saat pembukaan Munas HIPMI XVIII di Bandar Lampung, Prabowo mengungkapkan frustrasinya saat menggunakan mobil tersebut.
“Suatu saat saya tidur di mobil, karena hujan deras di luar, tahu-tahu (ada bunyi) ‘tek tek tek’, saya bangun, rupanya bocor. Ya namanya (mobil) baru, saya kirim kembali lah, ini kan buatan Pindad. Saya bilang, tolonglah bocornya dikurangi,” ujar Prabowo Subianto, dikutip pada 11 Juni 2024.
Selain kebocoran, mobil ini juga membuat suara “gledak-gledak” ketika menanjak ke pegunungan. Meski begitu, ia tetap memilih untuk menggunakan kendaraan ini sebagai kendaraan dinas.
“Tapi nggak apa-apa. Demi nasionalisme, saya tetap akan pakai mobil ini,” ungkapnya. Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menegaskan bahwa sebagai pemimpin negara, ia tidak ingin mempromosikan mobil buatan luar negeri. Ia menegaskan bahwa sudah saatnya produk lokal bersinar di rumahnya sendiri.
“Setelah 81 tahun merdeka, kita harus punya mobil buatan Indonesia sendiri. Kita sudah merintis, TNI pakai Jeep buatan putra-putri Indonesia. Presidenmu sekarang pakai mobil buatan rakyat sendiri,” tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa ia tidak ingin lagi menanyakan harga mobil saat berdiskusi dengan stafnya. “Saya pikir, saya nggak bisa nanya begitu lagi. Suka nggak suka, karena saya presiden, saya harus kasih contoh, saya harus pakai mobil buatan anak Indonesia,” tambahnya.
Prabowo menjelaskan bahwa Maung masih tergolong baru, sehingga kualitasnya belum mendekati merek-merek mapan seperti BMW dan Mercedes-Benz. “Jadi saya ngerti, ini kan mobil baru 1-2 tahun dibangun. Namanya sesuatu yang baru, mungkin tidak sebagus saya pakai BMW atau Mercedes, ya kan? Saya pakai Maung,” kata Prabowo.
Keputusan ini mencerminkan tekad untuk mendukung industri otomotif dalam negeri, meski kendaraan tersebut masih memiliki beberapa kekurangan teknis. Dengan tetap menggunakan Pindad Maung, Prabowo menegaskan komitmennya terhadap produk lokal dan nasionalisme dalam kepemimpinan negara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
