Puasa Dzulhijjah: Sahkah Hanya Satu Hari? Sembilan Hari

Hendra M. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 160 dibaca
Bisik.id
Puasa Dzulhijjah: Sahkah Hanya Satu Hari? Sembilan Hari

Gambar atau konten salah?

Dzulhijjah adalah bulan terakhir dalam kalender Hijriah. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan berpuasa selama sembilan hari pertama. Anjuran tersebut berasal dari hadits yang diriwayatkan oleh Ummul Mu'minin Hafsah.

“Sesungguhnya, Rasulullah SAW berpuasa Asyura, sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, dan tiga hari pada setiap bulan.” (HR. Abu Dawud)

Praktik berpuasa sembilan hari tidak selalu mudah bagi semua orang. Banyak yang tidak mampu melaksanakan puasa secara penuh, terutama perempuan yang mengalami haid setiap bulan. Pertanyaannya, apakah boleh puasa Dzulhijjah hanya satu hari?

Menurut pengakuan yang dikutip dari akun Instagram Bimas Islam Kemenag, “puasa Dzulhijjah hanya 1 hari boleh dan sah dilakukan.” Hukum puasa Dzulhijjah bersifat sunnah, sehingga pelaksanaannya bersifat sukarela. Tidak ada kewajiban melanjutkan ke hari berikutnya, namun dianjurkan untuk menunaikan sembilan hari penuh bila memungkinkan.

Berikut ini keutamaan masing‑masing hari puasa Dzulhijjah, berdasarkan buku Puasa Sepanjang Tahun oleh Yunus Hanis Syam:

  1. Hari Pertama Dzulhijjah – Allah SWT mengampuni dosa orang yang berpuasa pada hari ini. Pada tanggal 1 Dzulhijjah, Allah mengampuni Nabi Adam AS.
  2. Hari Kedua Dzulhijjah – Allah mengeluarkan Nabi Yunus AS dari perut ikan. Berpuasa di hari ini setara ibadah setahun dan membersihkan diri dari maksiat.
  3. Hari Ketiga Dzulhijjah – Allah mengabulkan doa Nabi Zakaria. Puasa hari ini membuat doa dikabulkan.
  4. Hari Keempat Dzulhijjah – Tanggal 4 Dzulhijjah adalah hari lahir Nabi Isa AS. Puasa di hari ini menghilangkan kesusahan dan kefakirannya.
  5. Hari Kelima Dzulhijjah – Puasa di hari kelima membebaskan dari sifat nifak dan siksa kubur, karena Nabi Musa AS dilahirkan ke dunia pada hari ini.
  6. Hari Keenam Dzulhijjah – Allah membuka kebaikan bagi Nabi-Nya. Puasa hari ini menambah rahmat dan menghindarkan siksaan.
  7. Hari Ketujuh Dzulhijjah – Semua pintu neraka jahanam ditutup hingga sepuluh awal bulan. Allah membuka 30 pintu kebaikan dan menutup 30 pintu kesulitan bagi yang berpuasa.
  8. Hari Kedelapan Dzulhijjah (Tarwiyah) – Puasa hari ini memberikan pahala terbesar.
  9. Hari Kesembilan Dzulhijjah (Arafah) – Puasa Arafah menebus dosa satu tahun lalu dan satu tahun akan datang, serta memberikan pahala ibadah puasa setara 60 tahun.

Puasa Dzulhijjah terdiri dari tiga jenis puasa:

  • Puasa tanggal 1‑7 Dzulhijjah
  • Puasa Tarwiyah tanggal 8 Dzulhijjah
  • Puasa Arafah tanggal 9 Dzulhijjah

Berikut niat puasa untuk masing‑masing jenis, yang diambil dari laman Kementerian Agama RI dan buku Siapa Berpuasa Dimudahkan Urusannya karya Khalifa Zain Nasrullah:

**Niat Puasa 1‑7 Dzulhijjah**
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذُوالْحِجَّةٌ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma syahru dzulhijjah sunnatan lillaahi ta'aala.
“Aku berniat puasa bulan Dzulhijjah, sunnah karena Allah Ta'ala.”

**Niat Puasa 8 Dzulhijjah (Tarwiyah)**
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillāhi Ta'ala.
“Saya berniat melakukan puasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta'ala.”

**Niat Puasa 9 Dzulhijjah (Arafah)**
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma 'arafata sunnatan lillaahi ta'aala.
“Aku berniat puasa ‘Arafah, sunnah karena Allah Ta'ala.”

Prosedur puasa Dzulhijjah mirip dengan puasa biasa, hanya perbedaan bacaan niatnya. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Baca niat puasa sunah Dzulhijjah sebelum memulai puasa.
  2. Sahur dianjurkan untuk menyiapkan tubuh.
  3. Imsak menandai awal puasa; mulai menahan makan dan minum.
  4. Menjaga puasa tanpa melakukan hal yang dapat membatalkannya.
  5. Berbuka segera setelah matahari terbenam, menegaskan niat puasa.

Berikut jadwal puasa Dzulhijjah 2026 berdasarkan kalender Hijriah dan Masehi:

  1. 1 Dzulhijjah 1447 H: 18 Mei 2026 M
  2. 2 Dzulhijjah 1447 H: 19 Mei 2026 M
  3. 3 Dzulhijjah 1447 H: 20 Mei 2026 M
  4. 4 Dzulhijjah 1447 H: 21 Mei 2026 M
  5. 5 Dzulhijjah 1447 H: 22 Mei 2026 M
  6. 6 Dzulhijjah 1447 H: 23 Mei 2026 M
  7. 7 Dzulhijjah 1447 H: 24 Mei 2026 M
  8. 8 Dzulhijjah 1447 H: 25 Mei 2026 M (Tarwiyah)
  9. 9 Dzulhijjah 1447 H: 26 Mei 2026 M (Arafah)

Dengan demikian, puasa Dzulhijjah satu hari memang sah dan diperbolehkan. Namun, bila mampu, menunaikan sembilan hari penuh memberikan manfaat dan keutamaan yang lebih besar. Puasa Dzulhijjah menjadi momen penting untuk menambah pahala, memperbaiki diri, dan menyiapkan hati menjelang hari kiamat.

Dzulhijjahpuasasembilan harisunnahniatTarwiyahArafahkeutamaan

Komentar

Memuat komentar...