Puncak Arus Mudik di Nagreg: 150.715 Kendaraan 19 Maret
Gambar atau konten salah?
Di Kabupaten Bandung, Dinas Perhubungan (Dishub) mengonfirmasi bahwa puncak arus mudik terjadi pada H-2 atau Kamis, 19 Maret 2026. Pada hari tersebut, 150.715 kendaraan melintas menuju Garut dan Tasikmalaya.
Humas Pos Lebaran Dishub, Eric Alam Prabowo, menyatakan jalur Nagreg sempat padat pada H-3 dan H-2. Ratusan ribu kendaraan melewati dua hari tersebut, dengan total mencapai 150 ribu kendaraan sebelum jam 24.00 WIB.
Data ini menandai kenaikan dibandingkan H-3 sebelumnya yang mencapai 137 ribu kendaraan. Selain itu, angka ini juga melampaui puncak arus mudik tahun 2025, ketika H-2 hanya mencapai 142 ribu kendaraan.
Setelah lewat jam 24.00 WIB, arus lalu lintas di kawasan tersebut mulai menurun. Beberapa masyarakat sudah kembali ke kampung halaman karena sedang merayakan Idul Fitri.
Di H-1, volume kendaraan terus menurun. Hingga pukul 08.00 WIB terhitung 24.285 kendaraan melintas ke arah Nagreg. Angka ini masih di bawah data tahun 2025, ketika H-1 mencatat 38 ribu kendaraan. Pukul 08.00 WIB pada hari sebelumnya tercatat 68 ribu kendaraan.
Ringkasan: Puncak arus mudik Kabupaten Bandung tercatat pada 19 Maret 2026 dengan 150.715 kendaraan. Jumlah ini melebihi angka tahun sebelumnya dan menunjukkan penurunan arus setelah pukul 24.00 WIB serta penurunan signifikan pada hari berikutnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
