Rekrutmen Polri 2026: Remaja Jabar Ikuti Seleksi Terbuka

Maya K. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 101 dibaca
Bisik.id
Rekrutmen Polri 2026: Remaja Jabar Ikuti Seleksi Terbuka

Gambar atau konten salah?

Di Polda Jawa Barat, deretan remaja menapaki langkah tegap menuju area seleksi penerimaan anggota Polri tahun 2026. Mereka datang membawa harapan besar untuk menjadi bagian dari institusi kepolisian, mengikuti rangkaian seleksi Akpol, Bintara, hingga Tamtama yang disebut berlangsung ketat dan terbuka.

Seleksi ini bukan sekadar ujian fisik maupun akademik. Bagi para peserta, proses ini menjadi pintu awal menuju perjalanan panjang pengabdian sebagai anggota Polri. Kombes Pol Fadly Samad, SDM Polda Jabar, memastikan rekrutmen tahun 2026 dilaksanakan dengan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.

“Selesai tes nilai langsung terpampang di layar, semua peserta bisa melihat hasilnya, baik nilainya sendiri maupun peserta lain,” kata Fadly, Kamis (28 Mei 2026). Ia menjelaskan bahwa sistem seleksi terbuka sudah diterapkan sejak beberapa tahun terakhir sebagai bentuk komitmen Polri untuk menghadirkan proses penerimaan yang objektif dan bebas dari praktik kecurangan.

Dengan sistem itu, peserta juga diberi kesempatan untuk melakukan koreksi apabila merasa nilai yang muncul tidak sesuai dengan hasil yang mereka peroleh saat ujian berlangsung. “Peserta tes ketika merasa nilainya tidak sesuai, diberikan kesempatan untuk mengoreksi kepada panitia. Mereka juga sudah mengetahui bobot penilaian akademik, psikologi, maupun jasmani. Dengan sistem terbuka ini, calon taruna bisa menghitung sendiri hasil yang diperoleh,” tambahnya.

Rangkaian seleksi dimulai dari pendaftaran online dan verifikasi administrasi. Selanjutnya, peserta menjalani pemeriksaan administrasi awal (rikmin awal), pemeriksaan kesehatan tahap pertama (rikkes 1), tes psikologi berbasis Computer Assisted Test (CAT), hingga tes akademik, komputer, Mental Ideologi (MI), dan Penelusuran Mental Kepribadian (PMK). Setelah itu, peserta masih harus melewati pemeriksaan kesehatan tahap kedua (rikkes 2), tes kesamaptaan jasmani, wawancara PMK dan psikologi, hingga pemeriksaan administrasi akhir (rikmin akhir) yang menjadi tahapan penentu kelulusan akhir.

Selama proses, peserta menjalani pemeriksaan ketat untuk memastikan tidak membawa perangkat komunikasi atau alat lain yang berpotensi digunakan untuk berbuat curang selama tes berlangsung. “Tes CAT ini dirancang untuk mengukur potensi dan karakter peserta secara objektif. Setiap peserta memiliki kesempatan yang sama, dan hasilnya murni berdasarkan kemampuan masing-masing,” ujar Fadly.

Pengawasan berlapis juga menjadi bagian penting. Pengawasan internal melibatkan Itwasda dan Bid Propam Polda Jabar, sedangkan pengawasan eksternal melibatkan unsur organisasi masyarakat guna memastikan proses berjalan jujur dan profesional. Menurutnya, integritas dan prinsip meritokrasi menjadi dasar utama dalam seluruh tahapan seleksi sebagai bagian dari transformasi Polri Presisi. Ia menegaskan tidak ada perlakuan khusus terhadap peserta tertentu karena seluruh proses ditentukan berdasarkan kemampuan masing-masing.

“Polda Jabar memastikan tidak ada jalan pintas dalam seleksi penerimaan anggota Polri, baik Taruna Akpol, Bintara, maupun Tamtama. Setiap peserta yang lulus adalah mereka yang benar-benar memenuhi kriteria kemampuan dan integritas,” ujar Condro Sasongko, Kabagbinkar Ro SDM Polda Jabar.

Melalui proses seleksi yang profesional, objektif, dan transparan, Polda Jabar berkomitmen menghasilkan calon anggota Polri yang unggul, berintegritas, serta siap menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di masa mendatang.

Keputusan ini menegaskan bahwa Polri menempatkan kejujuran, keterbukaan, dan meritokrasi sebagai landasan utama. Dengan sistem terbuka dan pengawasan berlapis, institusi ini berusaha menjaga kepercayaan publik dan memastikan bahwa setiap calon anggota dipilih berdasarkan kemampuan nyata, bukan favoritisme. Proses ini sekaligus mencerminkan langkah konkret dalam transformasi Polri Presisi, yang bertujuan memperkuat profesionalisme dan integritas di setiap tingkatan.

Seleksi Penerimaan Polri 2026Polda Jawa BaratAkpol Bintara TamtamaSistem Seleksi TerbukaPengawasan BerlapisCAT (Computer Assisted Test)Integritas dan Meritokrasi

Komentar

Memuat komentar...