Remaja Tidur Berpelukan di Musala Pantai Logending, Warga
Gambar atau konten salah?
Video berdurasi 1 menit 5 detik yang diunggah akun Instagram @reset.feeds menampilkan seorang remaja lelaki dan perempuan tidur berpelukan di dalam musala Pantai Logending, Kebumen. Seorang warga kemudian menyiram air di atas mereka sambil berteriak “tsunami”.
Video tersebut berjudul “Tidur Pelukan di Tempat Ibadah, Pasangan Pemuda di Kebumen Disiram Pengurus Masjid,” dan menampilkan ketiga remaja tersebut. Kapolsek Ayah, AKP Diyono menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi pada 1 April 2026 di musala obyek wisata Pantai Logending, Desa Ayah, Kecamatan Ayah.
Diyono menyebut tiga remaja tersebut: DS (18), LA (21), dan AA (21), yang semuanya berasal dari Kecamatan Rowokele, Kebumen. “Iya betul, itu di musala Pantai Logending,” kata Diyono ketika dihubungi.
Menurutnya, ketiganya ditemukan oleh warga dalam posisi tidur bertiga di dalam musala. Sebelum tidur di musala, mereka mengaku bermain di Pantai Menganti, yang terletak di sebelah timur Pantai Logending. “Mereka dari Pantai Menganti, terus istirahat tidur di musala Pantai Logending,” jelas Diyono.
Setelah digerebek warga, ketiganya diserahkan ke petugas Polairud Pantai Logending dan kemudian dibawa ke Polsek Ayah untuk dimintai keterangan. Orang tua mereka juga dipanggil untuk hadir.
Hasil klarifikasi dari pihak reskrim Polsek Ayah menunjukkan tidak ada tindak pidana yang dilakukan oleh ketiga anak tersebut. “Dari pihak keluarga meminta untuk diselesaikan secara kekeluargaan dan diberi surat pernyataan untuk tidak mengulangi dan wajib lapor ke Polsek Ayah,” kata Diyono.
Video ini menjadi viral karena unsur kejadian yang tidak biasa di tempat ibadah dan reaksi warga yang mengekspresikan kekhawatiran mereka. Polsek Ayah menegaskan bahwa tindakan warga tidak melanggar hukum, namun menekankan pentingnya menjaga ketertiban di kawasan wisata.
Peristiwa ini menyoroti bagaimana kegiatan rekreasi remaja di pantai dapat berujung pada interaksi yang tidak terduga dengan masyarakat setempat. Meskipun tidak ada pelanggaran hukum, keluarga ketiga remaja diminta untuk bersikap bertanggung jawab dan melaporkan kejadian serupa di masa depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
