Reshuffle Pemerintah: Pejabat Baru, Posisi Pergeseran
Gambar atau konten salah?
27 April 2026 – Sejumlah pejabat dan tokoh penting tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, menjelang reshuffle terbatas yang telah diperkirakan sejak pagi. Mereka datang dari berbagai lapisan, mulai dari aktivis buruh hingga penasihat khusus Presiden.
Jumhur Hidayat, aktivis buruh, M Qodari, Kepala Kantor Staf Kepresidenan, dan Dudung Abdurachman, Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional, adalah tiga nama pertama yang masuk. Tak lama kemudian, Hanif Faisol, Menteri Lingkungan Hidup, juga muncul di pintu Istana. Pada pukul 14.10 WIB, Hasan Nasbi, mantan Kepala PCO RI, tiba. Akhirnya, Abdul Kadir Karding, mantan Menteri PMI, juga hadir.
Para pejabat mengenakan setelan jas lengkap dengan peci hitam dan dasi biru muda. Setelah masuk, mereka langsung menuju ruang persiapan. Informasi yang diterima mengindikasikan akan ada pelantikan pejabat baru serta pergeseran posisi kementerian dan lembaga.
Dalam rencana tersebut, M Qodari akan menggantikan Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, sementara posisi M Qodari di Kantor Staf Kepresidenan akan diisi oleh Dudung Abdurachman. Hanif Faisol diperkirakan akan dipindahkan ke Kemenko Pangan sebagai wakil menteri, dan Jumhur Hidayat akan mengambil alih jabatan yang sebelumnya dipegang oleh Hanif Faisol di Kementerian Lingkungan Hidup.
Selain itu, Hasan Nasbi akan kembali ke pemerintahan sebagai utusan khusus Presiden bidang komunikasi. Abdul Kadir Karding disebut-sebut akan menjadi Kepala Badan Karantina. Semua perubahan ini menandai langkah strategis dalam pengaturan ulang struktur pemerintahan.
Dengan hadirnya para pejabat ini, reshuffle terbatas di Istana memuncak pada hari yang sama, menandai fase baru dalam penataan birokrasi. Perubahan posisi ini mencerminkan upaya pemerintah untuk menyesuaikan kepemimpinan dengan kebutuhan saat ini, sekaligus menegaskan komitmen terhadap efisiensi dan koordinasi antar lembaga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
