Restoran Sederhana Buka Gerai Pertama di Kampung Gelam, Singapura
Gambar atau konten salah?
Restoran Sederhana, jaringan warung Padang yang telah ada sejak 1972, kini menambahkan satu titik baru di Singapura. Pada 29 Mei 2023, restoran ini resmi membuka gerai pertamanya di kawasan Kampong Gelam, tepat di 738 North Bridge Road.
Sejak didirikan oleh H. Bustaman, Restoran Sederhana telah tumbuh menjadi salah satu merek kuliner Minang dengan ratusan cabang di seluruh Indonesia. Kini, ekspansi ke luar negeri menjadi langkah berikutnya, di mana PT Global Minang Ventura bekerja sama dengan Nova Dana Eka dan Ferrel Fadhil, cucu pendiri Sederhana Group, untuk menyalurkan cita rasa asli Padang ke pasar internasional.
Menurut Bang Badar, direktur dan co‑founder PT Global Minang Ventura, Singapura dipilih karena kedekatannya dengan Indonesia dan ekosistem kuliner yang sangat terbuka. Selain itu, banyaknya diaspora Indonesia di negara tetangga ini diyakini dapat menjadi pasar tersendiri bagi menu khas Padang.
Bang Badar menjelaskan, “Lokasi yang saat ini kami tempati merupakan kawasan cagar budaya yang juga salah satu tujuan destinasi wisatawan yang datang ke Singapura. Kami melihat ini sebagai peluang untuk memperkenalkan cita rasa nasi Padang otentik, sekaligus memperkenalkan brand Sederhana kepada warga lokal Singapura dan wisatawan mancanegara.”
Gerai ini menempati bekas bangunan Warong Nasi Pariaman, warung nasi Padang tertua di Singapura. Warong ini, yang didirikan pada 1948 oleh Haji Isrin asal Pariaman, telah menjadi ikon kuliner lokal selama lebih dari enam dekade. Namun, pada 31 Januari 2026, pemilik memutuskan menutup warung tersebut, kemungkinan karena kenaikan biaya sewa yang terus meningkat.
Selama beroperasi, Warong Nasi Pariaman dikenal menyajikan menu andalan seperti ayam gulai, ikan bakar, rendang, dan sotong. Banyak pelanggan dan penggemar menyesal atas penutupan warung tersebut, yang telah menjadi tempat berkumpul bagi komunitas Minang di Singapura.
Bang Badar menutup pernyataannya dengan, “Kami membawa misi untuk menjadi membawa kuliner Minang/Padang ke panggung internasional khususnya cita rasa otentik khas sederhana yang sudah ada sejak 1972. Kami ingin dunia, dimulai dari Singapura, mengenal dan menghargai kekayaan kuliner Indonesia yang sesungguhnya,”
Dengan membuka gerai di Singapura, Restoran Sederhana tidak hanya memperluas jaringan bisnisnya, tetapi juga berupaya memperkenalkan warisan kuliner Minang kepada pengunjung internasional. Gerai baru ini menempatkan warung nasi Padang di pusat perhatian, di mana sejarah, cita rasa, dan budaya Minang bertemu dalam satu ruang yang mudah diakses.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
