Ribuan Umat Buddha Wujudkan Kirab Waisak di Candi Mendut

Sinta R. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 98 dibaca
Bisik.id
Ribuan Umat Buddha Wujudkan Kirab Waisak di Candi Mendut

Gambar atau konten salah?

Ribuan umat Buddha telah berkumpul di Candi Mendut pada 31 Mei 2026, menjelang kirab Waisak. Pagi itu, sekitar pukul 08:22 WIB, para pengikut datang dari seluruh Indonesia dan beberapa negara. Mereka menyiapkan tenda di depan altar, sementara tenda lain dibangun di sekitar candi untuk menampung para jemaat.

Doa bersama dimulai sebelum kirab. Setiap majelis bergantian memimpin doa, menandai persiapan spiritual sebelum perjalanan dimulai. Pada pukul 10:00 WIB, para peserta akan memulai kirab dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur. Perjalanan ini akan menempuh jarak sekitar 3 km berjalan kaki.

“Kami datang rombongan dari Tangerang naik bus. Sudah 2 kali ikut Waisak di Candi Borobudur,” kata Fani (22), seorang umat Buddha dari Tangerang, saat ditemui di Candi Mendut pada 30 Mei 2026. Ia melanjutkan, “Senang sekali bisa mengetahui ajaran Buddha (lebih mendalam). Bisa saling kenal dengan umat dari mana saja.”

Umat lain juga mengungkapkan rasa antusias. Daliyah (38) warga Jumo, Temanggung, menyatakan, “Sudah beberapa kali ikut Waisak di sini.”

Ketua DPD Walubi Jawa Tengah, Tanto Soegito Harsono, berada di Candi Mendut pagi ini untuk mempersiapkan kirab. Ia menjelaskan, “Kali ini rombongan akan membawa air suci, api dharma, kirab suci dan relik dibawa untuk disemayamkan di Candi Borobudur.”

Menurut Tanto, “Iya (ribuan umat berdatangan). Jam 10 kita mulai jalan dari Candi Mendut menuju Borobudur. Diperkirakan sampai Borobudur jam 11:30 WIB. Detik-detik Waisak jatuh pada pukul 15:44:44 WIB.” Ia menambahkan, “Dari seluruh Indonesia (umat datang). Ada Medan, Riau, Kepri, Jambi, Palembang, Lampung, Jakarta, Banten, terus dari Bali, NTB. Terus ada tamu-tamu asing dari Singapura, Thailand, Jepang, China, Taiwan, Amerika dan Australia.”

Jalur menuju Candi Mendut sudah mulai diatur ulang, memastikan keselamatan dan kenyamanan bagi ribuan peserta. Setiap langkah diatur, mulai dari penataan tenda hingga penempatan barang suci, mencerminkan ketelitian persiapan yang matang.

Kirab Waisak ini menandai perayaan penting bagi umat Buddha, menggabungkan tradisi, doa, dan perjalanan spiritual. Kehadiran peserta dari berbagai daerah dan negara menambah warna dan makna pada acara ini, menunjukkan kesatuan dalam keberagaman.

Candi MendutWaisakKirabBuddhaCandi BorobudurTendaPeserta internasional

Komentar

Memuat komentar...