Rumah Koriah di Kalimati Hampir Runtuh, Minta Bantuan

Hari W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 96 dibaca
Bisik.id
Rumah Koriah di Kalimati Hampir Runtuh, Minta Bantuan

Gambar atau konten salah?

Di Desa Kalimati, Kecamatan Brebes, sebuah rumah berukuran 4×6 meter hampir runtuh. Dindingnya mengelupas, miring, dan lantainya berkerut karena plesteran semen yang banyak berlubang. Atapnya sudah turun, membuat genting pecah dan menimbulkan kerusakan lebih parah.

Rumah ini menjadi tempat berteduh bagi Koriah berusia 29 tahun, suaminya Arief Durahman berusia 37, dan dua anak mereka. Koriah menempati rumah ini sejak kecil, namun belum pernah direnovasi karena keterbatasan dana.

Dari mana uang untuk rehab. Tidak punya, jadi dibiarkan sampai roboh,” kata Koriah pada 14 Mei 2026. Ia menjelaskan bahwa suaminya bekerja sebagai buruh serabutan, pendapatan tidak menentu dan hanya cukup untuk kebutuhan sehari‑hari.

Akibat kondisi rumah, Koriah dan keluarganya kini tidak memiliki tempat tinggal. Ia terpaksa menumpang di rumah kerabat. “Terpaksa menumpang seadanya. Rumah sudah roboh tidak bisa ditempati,” ujarnya di lokasi kejadian.

Walaupun tercatat sebagai warga miskin desil 1, Koriah belum pernah menerima bantuan perbaikan rumah. Ia berharap ada program rehabilitasi. “Belum ada yang datang nanyai soal bantuan. Penginnya dapat RTLH supaya rumah direhab,” harapannya.

Catatan di kantor desa menunjukkan Koriah masuk dalam kategori keluarga tidak mampu desil 1, yang menjadi prioritas utama untuk bantuan sosial dan program perbaikan rumah pemerintah daerah.

Menanggapi hal ini, Kepala Desa Kalimati, Lukman Hakim, mengonfirmasi status Koriah sebagai warga miskin desil 1. Ia juga menyatakan bahwa telah berkali‑kali menawarkan bantuan material, namun Koriah tidak sanggup membayar tukang bangunan. “Sudah berkali‑kali kita tawarkan untuk perbaikan rumah Ibu Koriah. Tapi bantuan kan bentuknya material, sedangkan Ibu Koriah tidak sanggup untuk swadaya membayar tukang bangunannya. Katanya tidak ada dana. Dari dulu‑dulu begitu,” tuturnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinperwaskim) Brebes, Laode Aria Vindar, berjanji akan mencari solusi. “Akan kami tindaklanjuti bersama Baznas untuk diberi bantuan. Sudah saya intruksikan kepada Kabid PR (Perumahan Rakyat) dan jajaran Bidang PR untuk segera ditindaklanjuti bersama Baznas,” katanya.

Rumah yang sudah roboh menandai betapa rentannya kondisi hunian bagi keluarga miskin di Brebes. Koriah dan suaminya menunggu intervensi pemerintah dan lembaga swadaya guna mendapatkan kembali tempat tinggal yang layak.

rumah robohKoriahKecamatan Brebesbantuan perumahanketerbatasan danaDinperwaskimBaznas

Komentar

Memuat komentar...