Rumor Kenaikan BBM Hari Ini Mencuat, Warga Tertagih Isi SPBU
Gambar atau konten salah?
Bandung, 1 April 2026 – Rumor tentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang diprediksi akan diberlakukan pada hari Rabu ini mengusik warga. Meskipun belum ada konfirmasi resmi, banyak orang sudah mengunjungi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), terutama yang menggunakan Pertamax. Di SPBU Jalan Raya Jatinangor, Kabupaten Sumedang, tidak terlihat kepadatan antrian yang signifikan. Pengisian Pertalite juga tetap normal.
Muzaqi, seorang warga yang mengisi sepeda motor dengan Pertamax, mengatakan: “Saya isi penuh,” ia mengaku setelah mengisi BBM pada Selasa, 31 Maret 2026. Ia menambahkan, “Ya tahu, tapi belum ada pengumuman resmi. Kita tunggu saja bagaimana hasilnya. Saya isi penuh sekarang, khawatir besok benar naik.”
Muzaqi memahami bahwa potensi kenaikan harga BBM dipengaruhi kondisi global, termasuk konflik di Timur Tengah. Ia berharap harga Pertamax tetap terjangkau. “Saya sudah lama pakai Pertamax, semoga harganya tetap bersahabat. Kalau harus beralih ke Pertalite, saya harus pikir‑pikir lagi,” ujarnya.
Riyadi, 42 tahun, pengemudi ojek online yang beroperasi di sekitar kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor, mengungkapkan kekhawatirannya. Ia berkata: “Kalau Pertamax naik mungkin tidak terlalu masalah, tapi kalau Pertalite ikut naik, itu yang berat.”
Riyadi berharap pemerintah mempertimbangkan kondisi masyarakat kecil sebelum mengambil keputusan. Ia menegaskan, “Harapannya Pertalite tetap di kisaran Rp10.000 per liter. Kalau naik, sementara penghasilan tetap, tentu berat bagi kami para ojol.”
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyatakan bahwa pengumuman resmi terkait harga BBM nonsubsidi akan disampaikan pada 1 April 2026. Ia menegaskan, “Untuk BBM nonsubsidi, kita tunggu 1 April saja.” Ia juga menegaskan, “Yang penting, untuk BBM subsidi tidak ada kenaikan.”
Warga masih menunggu konfirmasi resmi dari pemerintah, sementara para pengemudi dan konsumen menilai dampak potensial pada keuangan mereka. Sementara itu, pemerintah menegaskan tidak akan ada kenaikan harga BBM subsidi. The situation remains under close observation as the official announcement approaches.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
