Sampah di Sungai Cikeruh, bau tak sedap, risiko banjir

Ratna D. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 90 dibaca
Bisik.id
Sampah di Sungai Cikeruh, bau tak sedap, risiko banjir

Gambar atau konten salah?

Di Kampung Sukarame, Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, bau tak sedap menembus udara. Bau itu berasal dari tumpukan sampah yang mengalir di aliran Sungai Cikeruh, yang pada akhirnya akan bermuara ke Sungai Citarum.

Pada 15 April 2026, sampah beragam jenis, didominasi sampah plastik dan Styrofoam, menumpuk di Pintu Air Sukarame. Sebelumnya pintu ini sering ditutup agar sampah tidak menumpuk, namun kali ini pintu dibuka dan sampah langsung mengalir ke sungai.

“Sampahnya bau, mungkin ada bangkai hewan yang ikut hanyut,” kata Deden (34) warga sekitar. Deden menambahkan bahwa sampah tersebut merupakan sampah warga yang sengaja dibuang ke aliran sungai.

“Ya sampah warga, cuman warga mananya gak tahu, lihat saja itu sampah bungkus makanan, pasti sampah warga lah,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa pintu air biasanya diuka, jadi tumpukan sampah tidak seperti sebelumnya.

Di bawah jembatan penyebrangan motor yang berada di aliran Sungai Cikeruh, sampah menumpuk lagi. Sampah tertahan di jembatan tersebut karena debit air sungai sedang naik. Bahkan saat debit tinggi, sampah meluber ke sempadan sungai di sisi kiri dan kanan.

Warga lain, Sahli (44), menyayangkan masih banyak orang yang buang sampah sembarangan. “Miris sih ya masih banyak warga yang tidak peduli sama lingkungan. Harusnya mereka sadar, dampak buang sampah ke sungai akan merugikan masyarakat lain,” tuturnya.

Sahli berharap pemerintah berperan aktif dalam memberikan sosialisasi tentang sampah kepada warga agar tidak buang sampah sembarangan. “Ngeri juga kalau dibiarkan seperti ini, bisa makin parah dan banjir bisa makin lama durasinya,” pungkasnya.

Peristiwa ini menyoroti betapa pentingnya kebersihan sungai tergantung pada perilaku warga dan pengelolaan fasilitas. Jika pintu air tetap tertutup dan warga sadar akan dampak sampah, aliran sungai dapat tetap bersih dan mengurangi risiko banjir.

Sungai Cikeruhsampah plastikStyrofoampintu airmembuang sampah sembaranganbanjirkebersihan sungai

Komentar

Memuat komentar...