Sapi Kurban Kabur, Evakuasi 30 Menit di Polewali Mandar
Gambar atau konten salah?
Di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, sebuah sapi kurban kabur saat hendak disembelih di Dusun Jombang, Desa Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo. Pada Rabu, 27 Mei 2026, sekitar pukul 09.00 Wita, sapi itu melarikan diri ketika tali pengikatnya terlepas. Momen kaburnya terekam oleh kamera dan segera menyebar di media sosial.
Setelah video menjadi viral, panitia penyelenggara Idul Adha bersatu dengan warga setempat untuk mengevakuasi sapi tersebut. Proses penyelamatan memakan waktu kurang lebih 30 menit, menggunakan tali dan tenaga warga. “Menggunakan tali, panitia dibantu warga berusaha menarik sapi tersebut keluar dari rawa. Kurang lebih 30 menit proses evakuasi,” ujar salah satu warga, Yudi, kepada wartawan pada Kamis, 28 Mei 2026.
Yudi menjelaskan bahwa sapi berusaha kabur ketika tali dilepas. “Waktu mau dilepas dari ikatannya, ternyata sapi berusaha kabur hingga akhirnya melarikan diri. Saat itu juga dikejar oleh warga yang ada di lokasi,” ungkapnya. Dalam kejaran itu, sapi terjebak di rawa yang penuh tanaman kangkung, membuatnya sulit bergerak.
Setelah dikejar, sapi ditemukan sekitar 700 meter dari lokasi penyembelihan semula. Untuk efisiensi waktu dan tenaga, panitia memutuskan memindahkan proses pemotongan ke tempat penemuan. “Akhirnya proses pemotongan dilakukan di tempat itu, sekitar rawa. Jaraknya kurang lebih ada sekitar 700 meter dari lokasi pemotongan yang ditentukan panitia,” tambah Yudi.
Menurut Yudi, sapi yang kabur itu merupakan hewan kurban terakhir yang dijadwalkan. “Sapi yang sempat kabur itu merupakan hewan kurban terakhir yang dijadwalkan untuk disembelih oleh panitia. Total terdapat 6 ekor sapi kurban yang disiapkan warga daerah tersebut untuk disembelih pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah kemarin,” jelasnya.
Yudi menegaskan, “Kemarin kan waktu mau kurban itu sapi terakhir (untuk disembelih) dari beberapa ekor sapi yang mau dipotong.”
Video pendek yang beredar menampilkan sapi berlari kencang di permukiman sebelum menceburkan diri ke rawa, menambah kesan dramatis pada kejadian tersebut. Kejadian ini menyoroti tantangan logistik dalam penyelenggaraan Idul Adha di daerah pedesaan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
