Sapi Kurban Terjebak Sumur Klaten, Evakuasi Berhasil, Mati

Sigit W. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 68 dibaca
Bisik.id
Sapi Kurban Terjebak Sumur Klaten, Evakuasi Berhasil, Mati

Gambar atau konten salah?

Seekor sapi kurban yang terjebak di sumur di Dukuh Tinggen, Desa Duwet, Kecamatan Wonosari, Klaten, akhirnya berhasil dievakuasi, meski dalam kondisi mati. Sapi tersebut mengamuk saat hendak diangkut ke truk menuju Solo Baru, Sukoharjo.

Pada malam 26 Mei 2026, tim SAR gabungan Damkar Klaten, TRC BPBD, Redkar, dan relawan menempuh berbagai cara untuk menyelamatkan hewan itu. Awalnya, sumur diisi air, namun upaya gagal karena sapi tersangkut di ceruk. Personel Damkar kemudian turun ke dalam sumur untuk memasang tali. Sapi ditarik menggunakan kawat sling baja, namun tali putus. Sumur berdiameter 1,5 meter dan kedalaman 10 meter.

Setelah itu, satu mobil tambahan dari BPBD didatangkan. Dengan dua mobil, akhirnya sapi bisa dinaikkan pada pukul 21.35 WIB, namun kondisinya sudah tidak bernyawa. “Bisa kita angkat tapi akhirnya tidak terselamatkan. Sempat terangkat kurang sedikit talinya putus,” kata Kabid Pemadaman Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Sumino, pada 27 Mei 2026.

Pemilik sapi, Tunggono (63), menjelaskan bahwa sapi itu seharusnya dikirim ke Solo Baru. Sapi berjenis PO berumur sekitar tiga tahun dan harganya sekitar Rp 24 juta. “Ya baru pertama ini kejadian,” ujarnya.

Menurut Tunggono, kejadian terjadi sekitar pukul 15.30 WIB pada 26 Mei 2026. Sapi dari kandang hendak dibawa ke truk untuk kurban. “Mau dinaikkan ke mobil untuk kurban besok. Tapi sapine bonggo (berontak),” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa sapi terlalu kuat untuk ditahan, akhirnya lari ke selatan. “Kandang kan di sebelah terus lari karena talinya terlepas. Sempat ketabrak sapi tapi untung saya tidak apa-apa,” kata Tunggono.

Ia juga menyebut sapi terus berputar, masuk pekarangan depan rumah, dan akhirnya jatuh ke sumur. “Ya sekitar 10 meter, sempat dinaikkan warga tapi tidak bisa. Kemudian kita lapor ke Damkar Klaten untuk minta tolong,” tambahnya.

Rescue efforts menunjukkan koordinasi antara lembaga darurat dan warga. Meskipun sapi tidak selamat, upaya penyelamatan menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kerja sama dalam situasi darurat. Sapi kurban yang terjebak di sumur di Dukuh Tinggen menjadi contoh bagaimana respons cepat dapat meminimalisir korban, meski hasil akhirnya belum memuaskan.

Sapi kurbanSumurKlatenTim SARDamkarSolo BaruEvakuasi

Komentar

Memuat komentar...