Sarden Kalengan: Tidak Semua Makanan Kalengan Jadi UPF
Gambar atau konten salah?
Di era digital, istilah ultra-processed food (UPF) sering muncul di media sosial. Banyak orang kini lebih cermat memeriksa apa yang mereka konsumsi setiap hari, termasuk menilai apakah makanan kemasan atau kalengan otomatis tidak sehat.
Di tengah tren tersebut, sarden kalengan menjadi bahan perbincangan setelah seorang influencer menyatakan bahwa produk ini belum tentu termasuk UPF. Klaim itu membuat banyak orang terkejut, karena selama ini mereka mengira semua makanan kalengan identik dengan UPF.
Untuk memahami situasi ini, penting mengetahui apa itu UPF. UPF merupakan istilah dalam klasifikasi NOVA, sebuah sistem yang dikembangkan oleh para ilmuwan dari University of Sao Paulo di Brazil. Sistem ini mengelompokkan makanan berdasarkan tingkat pemrosesannya.
Dalam klasifikasi NOVA, makanan dibagi menjadi empat kelompok. Pertama, Unprocessed or Minimally Processed Foods mencakup buah, sayur, telur, susu, ikan segar, dan kacang-kacangan. Kedua, Processed Culinary Ingredients meliputi gula, garam, mentega, dan minyak yang dipakai untuk memasak.
Ketiga, Processed Foods adalah makanan yang dibuat dengan menambahkan garam, gula, atau minyak agar lebih tahan lama atau lebih nikmat, seperti ikan kalengan, keju, atau roti sederhana. Dan keempat, Ultra-Processed
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
