SBY Kunjungi Tahu Pojok Magelang, Dukung Voli dan Festival

Wati N. · 4 min baca · 2 bulan lalu · 125 dibaca
Bisik.id
SBY Kunjungi Tahu Pojok Magelang, Dukung Voli dan Festival

Gambar atau konten salah?

Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tiba di Kota Magelang pada 07 Mei 2026 untuk menghadiri acara olahraga dan kuliner. Ia langsung mengunjungi warung Tahu Pojok Magelang, sebuah tempat yang sudah menjadi favoritnya sejak masa pendidikan militer. SBY menyatakan bahwa kunjungannya ke Magelang bertujuan untuk mendukung turnamen voli SBY Cup 2026 yang akan diadakan di kota tersebut.

Di lokasi, SBY disambut oleh Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, serta Wakil Wali Kota Sri Harso. Ia juga bertemu dengan Letkol Inf Afrizal Rakhman, Kapolres Magelang Kota AKBP Dikri Olfandi, dan sejumlah pengurus DPC Demokrat Kota/Kabupaten Magelang. Setelah perkenalan singkat, SBY masuk ke ruang tengah warung Tahu Pojok yang terletak di Jalan Sutopo, Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah.

Di sana, SBY duduk bersama Andi Mallarangeng, Damar, Sri Harso, dan beberapa tamu lainnya. Ia mengungkapkan, “Saya datang juga untuk acara olahraga, nanti ada turnamen bola voli yang ikut itu klub-klub terkenal di Indonesia. Mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik sambil menghibur masyarakat, sambil mereka berkompetisi.”

Selanjutnya, SBY menyampaikan hasratnya terhadap dunia seni. Ia mengatakan, “Saya juga ingin ikut teman-teman seniman, musisi di Magelang, untuk acara festival band. Festival musik yang diikuti oleh anak-anak SMP, SMA se-Jawa Tengah dan se-Daerah Istimewa Yogyakarta.” Ia menekankan pentingnya seni dan olahraga sebagai pendorong kemajuan sosial. “Dunia seni dan olahraga yang berkembang merupakan hal bagus. Dan berkembang di tengah-tengah masyarakat kita, masyarakat akan bagus menjadi the good society. Pasti lebih rukun, lebih damai, lebih bersatu begitu, dan itu yang kita harapkan. Di atas segalanya Indonesia harus maju. Tapi ingat, Indonesia juga harus aman dan damai, tenteram, sehingga semua happy tinggal di negaranya. Magelang bisa menjadi model, bisa menjadi contoh,” tambahnya.

SBY menyoroti posisi strategis Magelang sebagai pusat kegiatan. Ia menambahkan, “Magelang itu sentral. Ada mitos, ya legenda, Gunung Tidar, Bukit Tidar itu konon pakunya Pulau Jawa. Jadi, insyaallah Pulau Jawa, Indonesia, akan stabil. Kalau ini metafor ya, pakunya Pulau Jawa ini dijaga, dirawat, dikembangkan sehingga menjadi tetenger lah kalau falsafah Jawa itu.” Ia berharap acara tersebut dapat membawa dampak positif bagi semua pihak.

Selama kunjungannya, SBY juga berbicara tentang kuliner lokal. Ia mengakui bahwa Tahu Pojok Magelang adalah salah satu tempat favoritnya. “Setiap kali kita makan tahu kupat di tempat ini selalu lezat, jos, bagus. Dan ini, menurut saya bukan satu-satunya kuliner di Magelang,” ujarnya. Ia mengingat masa lalunya ketika masih tinggal di daerah tersebut, menekankan pentingnya pariwisata untuk memperkuat ekonomi Indonesia.

Pemilik warung, Kuntari, menyatakan rasa syukurnya atas kunjungan SBY. Ia berkata, “Kami sangat bersyukur, Pak SBY pada hari ini untuk kesepuluh kalinya kuliner di Tahu Pojok. Ini selama di sini, 3 tahun ini sudah lima kali. Lalu sebelum di atas sana (Ngesengan), sebelum pindah itu, belum dibangun itu, lima kali di sana.” Kuntari juga mengucapkan terima kasih kepada SBY atas kehadirannya. Ia menambahkan, “Ya semoga sehat selalu Pak SBY. Pak SBY juga berterima kasih, gitu, bisa datang-datang lagi ke sini. (pesannya) Pak SBY ngendika, 'Ya ini terima kasih sudah sampai sini lagi ya, Bu,' gitu tadi.”

Dalam percakapan, Kuntari menyebutkan kenaikan harga bahan baku. Ia menjelaskan, “Per harga kedelai naik serta plastik naik, kata Kuntari, ada pengaruhnya. Ini naik per porsinya naik seribu rupiah. Tadinya tujuh belas, sekarang delapan belas. Delapan belas itu yang biasa, ya. Kalau pakai telur tambah lima ribu, jadi dua tiga. Iya, dua tiga. Kalau pakai boks tambah dua ribu lagi jadi dua lima.” Ia melanjutkan, “Sebelum plastik naik, tujuh belas. Telur lima ribu. Pakai boks plastik kalau take away itu, bawa pulang, itu tambah dua ribu jadi dua empat. Jadi kalau pakai boks plastik tadinya dua empat menjadi dua puluh lima per porsi. Itu pakai telur.”

Acara ini menandai kebijakan SBY untuk mendukung olahraga dan seni di tingkat lokal. SBY menekankan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan keamanan di Indonesia. Ia berharap Magelang dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain dalam mengembangkan inisiatif serupa.

Dengan dukungan SBY, turnamen voli SBY Cup 2026 diharapkan dapat menarik klub-klub terkenal dari seluruh Indonesia. SBY juga mengajak musisi dan seniman lokal untuk berpartisipasi dalam festival band yang akan menampilkan musisi dari SMP dan SMA di Jawa Tengah serta Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diharapkan mempererat hubungan antar generasi dan memperkaya budaya daerah.

Berbagai pihak di Magelang, mulai dari pejabat kota hingga pengusaha kuliner, menyambut baik kunjungan SBY. Mereka berharap kunjungan ini dapat meningkatkan visibilitas kota dan menarik lebih banyak pengunjung. SBY menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan kedamaian, serta menekankan bahwa kemajuan harus disertai dengan keharmonisan sosial.

Secara keseluruhan, kunjungan SBY ke Tahu Pojok Magelang menegaskan komitmennya terhadap pengembangan olahraga, seni, dan pariwisata di tingkat lokal. Ia menekankan bahwa kegiatan ini harus berjalan dengan baik, aman, dan damai, sehingga masyarakat dapat menikmati acara tersebut tanpa gangguan. Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi masyarakat, acara ini diharapkan menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia.

Susilo Bambang YudhoyonoMagelangSBY Cup 2026Tahu Pojokvolifestival bandpariwisata

Komentar

Memuat komentar...