SD Negeri di Polman Hanya Kebagian 2 Siswa Baru
Gambar atau konten salah?
Di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, sebuah sekolah dasar negeri hanya kebagian dua siswa baru tahun ini. SD Negeri 023 Todang-Todang menerima angka itu saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah untuk tahun ajaran 2026/2027. Jumlahnya terus menurun dari tahun ke tahun.
"Kami hanya menerima dua murid baru. Jumlahnya menurun dibanding tahun kemarin yang dapat empat murid baru," kata Kepala SD Negeri 023 Todang-Todang, Sudarmi, pada Selasa, 14 Juli 2026.
Sekolah yang terletak di Desa Todang-Todang, Kecamatan Limboro, kini memiliki total 20 siswa dari kelas I hingga VI. Sudarmi menjelaskan, penyebab utamanya adalah jumlah anak usia sekolah di desa itu sangat terbatas. "Penyebabnya dari warga, terbatas (jumlahnya). Tidak ada faktor lain, warganya tidak banyak hanya sekitar 50 kepala keluarga, ada juga anak yang belum cukup umur," ungkapnya.
Masalahnya tidak berhenti di situ. SD 023 Todang-Todang juga kekurangan ruang kelas. Akibatnya, beberapa tingkatan harus belajar bersama dalam satu ruangan. "Di sini kita cuman ada tiga kelas, ada beberapa kelas kita gabung, ada juga yang kita tempatkan pada salah satu ruangan di kantor," tutur Abdy.
Meski begitu, Sudarmi mengklaim jumlah murid tahun ini lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ia memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan lancar. "Selama saya di sini mulai tahun 2022 ada perkembangan, karena muridnya sudah mencapai 20 orang, pertama di sini, kalau tidak salah muridnya hanya 13 sampai 14. Selama ini tidak ada hambatan, alhamdulillah berjalan dengan lancar," pungkasnya.
Kondisi ini mencerminkan tantangan sekolah di daerah dengan populasi kecil. Dari hanya 50 kepala keluarga, jumlah anak usia sekolah yang tersedia memang terbatas. Sekolah harus beradaptasi dengan menggabung kelas dan memanfaatkan ruang kantor untuk kegiatan belajar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
