Serka Anumerta Ichwan Meninggal, Rencana Pemakaman 5 April
Gambar atau konten salah?
Pada malam Sabtu, 4 April 2026, jenazah Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan tiba di rumah duka Dusun Deyangan, Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Waktu kedatangan sekitar pukul 22.51 WIB. Warga yang sudah menunggu langsung menangis saat jenazah diserahkan.
Jenazah ditempatkan di ruang tamu rumah orangtua Serka Anumerta Ichwan. Adiknya, Muhammad Fitrian Afif Efendi (16), tidak dapat menahan tangis hingga jatuh lemas. Ia kemudian dipapah saudara keluar dari ruang tamu tempat jenazah disemayamkan.
Rencana pemakaman akan dimulai pada 5 April 2026 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Dharmoloyo II Cawang Magelang. Pada sekitar pukul 08.00 WIB jenazah akan diberangkatkan ke TMP, lalu upacara pemakaman pada pukul 09.00 WIB. Inspektur upacara (irup) akan dipimpin oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.
Mayjen TNI Piek Budyakto, Pangdam IX/Udayana, mengatakan, “Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto mengatakan, atas nama keluarga besar Kodam IX/Udayana ikut berduka yang sangat mendalam atas gugurnya Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan.”
Selama briefing di rumah duka, Piek berkata, “Ini sudah kita laksanakan mulai dari kedatangan. Tadi sore jenazah almarhum di Bandara Soekarno-Hatta, dan kemudian persemayaman, sebelum persemayaman, penerimaan jenazah oleh otoritas Bandara Soekarno-Hatta dan keluarga almarhum. Berkenan Bapak Presiden menerima juga dan menyampaikan duka cita yang sangat mendalam,” kata Piek kepada wartawan di rumah duka, Sabtu (4/4/2026).
Piek menambahkan, “Dan besok akan kita laksanakan upacara persemayaman, selanjutnya kita akan berangkat menuju Taman Makam Pahlawan Giri Dharmoloyo di Magelang pukul 08:00 WIB. Kemudian nanti akan dilaksanakan upacara pemakaman pada pukul 09:00 WIB yang akan dipimpin langsung oleh Irup Bapak Wakil Panglima TNI,” imbuhnya.
Ia juga menjelaskan, “Serka Anumerta Ichwan, kata Piek, bertugas di Kodam IX/Udayana di bagian Kesehatan Kodam (Kesdam).”
“Jadi almarhum bertugas di Kodam IX/Udayana di lingkungan Kesehatan Kodam, bertugas sebagai bintara perawat. Dan almarhum sebelum bertugas sudah pernah mendaftar tiga kali untuk menjadi anggota kontingen Garuda yang bertugas di luar negeri, tepatnya di Gaza. Akhirnya sampai tiga kali almarhum bisa lolos untuk ikut sebagai tergabung dalam pasukan PBB,” lanjutnya.
“Ya, kami sebagai keluarga besar Kodam Udayana sekali lagi mengucapkan ikut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya. Dan kepada keluarga almarhum kami mendoakan agar diberi ketabahan. Dan kita dari komando, atasan langsung, selama ini juga sudah mengikuti untuk hak-hak almarhum dan keluarganya. Semuanya tunjangan oleh pemerintah lewat kami kesatuan, kami teruskan kepada anggota dan semuanya tunjangan-tunjangan yang didapat dari pemerintah untuk anggota ini, untuk almarhum, sudah kami teruskan dan kami sampaikan kepada istri almarhum,” pungkasnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
