Sholat Dhuha: Hadits & Doa Dzikir untuk Ketenangan Batin

Vera T. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 94 dibaca
Bisik.id
Sholat Dhuha: Hadits & Doa Dzikir untuk Ketenangan Batin

Gambar atau konten salah?

Sholat dhuha adalah salah satu sholat sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah. Menurut laman resmi Muhammadiyah, beliau menegaskan pentingnya melaksanakan sholat ini secara terus‑terus.

Rasulullah menurunkan tiga mewasiat penting, yang tercatat dalam hadits HR. Muslim:

"Kawan karibku (Rasulullah) shallallahu 'alaihi wasallam mewasiatiku tiga hal: Puasa tiga hari pada setiap bulan, shalat dhuha dua rakaat, dan shalat witir sebelum tidur"

Hadits ini menegaskan bahwa shalat dhuha dua rakaat merupakan bagian dari kewajiban sunnah yang harus dijalankan secara konsisten. Setelah melaksanakan sholat dhuha, umat Islam juga dianjurkan untuk membaca doa khusus dan memperbanyak dzikir.

Berikut ini adalah bacaan doa dan dzikir setelah sholat dhuha, diambil dari buku Tuntunan Lengkap 99 Sholat Sunah Superkomplet oleh Ibnu Watiniyah.

Doa pertama, yang ditulis dalam bahasa Arab dan transliterasi Latin, serta terjemahannya:

اللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاتُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ.
اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَإِنْ كَانَ مُعَشِرًا فَيَسِرْهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيدًا فَقَرِّبْهُ وَإِنْ كَانَ قَلِيْلًا فَكَثَرْهُ بِحَقِّ ضُحَابِكَ وَبَهَابِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِي مَا آتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ.

Arab Latin: Allaahumma innadd dhuhaa'a dhuha'uka, wal baha'a baha'uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal 'ishmata 'ishmatuka. Allaahumma in kaana rizqii fıs samaa'i, fa anzilhu. Wa in kaana fil ardhi, fa akhrijhu. Wa in kaana mu'assiran, fa yassirhu. Wa in kaana haraaman, fa thahhirhu. Wa in kaana ba'idan, fa qarribhu wa in kaana qaliilan fakats-tsirhu bi haqqi dhuha'ika, wa baha'ika, wa jamaalika, wa quwwatika, wa qudratika. Aatinii maa aataita 'ibaadakash shalihiin.

Artinya: “Ya Allah, sungguh waktu dhuha adalah milik‑Mu. Yang ada hanya keagungan‑Mu. Tiada lagi selain keindahan‑Mu. Hanya ada kekuatan‑Mu. Yang ada hanya kuasa‑Mu. Tidak ada yang lain kecuali lindungan‑Mu. Ya Allah, kalau rezekiku di langit, turunkanlah. Kalau berada di bumi, keluarkanlah. Kalau sulit, mudahkanlah. Kalau haram, gantilah jadi yang suci. Apabila jauh, dekatkanlah. Kalau sedikit, perbanyaklah, dengan hakikat dhuha, keagungan, kekuatan, kekuasaan‑Mu. Ya Allah, berikanlah kepadaku apa yang Engkau anugerahkan kepada hamba‑hamba‑Mu yang saleh.”

Selanjutnya, bacaan doa berikut ini diulang sebanyak 40 atau 100 kali:

اللَّهُمَّ بِكَ أُصَاوِلُ وَبِكَ أُحَاوِلُ وَبِكَ أُقَاتِلُ. رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ.

Arab Latin: Allaahumma bika ushaawilu, wa bika uhaawilu, wa bika uqaatilu. Rabbighfir lii, warhamnii, watub 'alayya. Innaka antat tawwaabur rahiim.

Artinya: “Ya Allah, dengan‑Mu aku bergerak. Dengan‑Mu aku berusaha. Dengan‑Mu, aku berjuang. Ya Allah, ampunilah segala dosaku. Turunkan rahmat‑Mu kepadaku. Anugerahkanlah tobat‑Mu untukku. Sungguh Engkau Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.”

Berikut adalah bacaan dan urutan dzikir yang dapat diamalkan setelah sholat dhuha, diambil dari buku Koleksi Lengkap Dzikir Pagi Petang karya Ustad Abdul Wahhab:

  • Membaca Ya Fattah sebanyak 113 kali: يَا فَتَّاحُ (Yaa fattaahu) – “Wahai Dzat yang Maha Membuka.”
  • Membaca Ya Razzaq sebanyak 113 kali: يَا رَزَّاقُ (Yaa razzaaqu) – “Wahai Dzat Yang Maha Memberi rezeki.”
  • Membaca Ya Hayyu sebanyak 111 kali: يَا حَيُّ (Yaa hayyu) – “Wahai Dzat yang Maha Hidup.”
  • Membaca Ya Qayyum sebanyak 111 kali: يَا قَيُّوْمُ (Yaa qayyuumu) – “Wahai Dzat Yang Maha Berdiri sendiri.”
  • Membaca Ya Ghaniy sebanyak 100 kali: يَا غَنِيُّ (Yaa ghaniyyu) – “Wahai Dzat Yang Maha Kaya.”
  • Membaca Ya Mughniy sebanyak 100 kali: يَا مُغْنِي (Yaa mughniy) – “Wahai Dzat Yang Maha Memberi kekayaan.”
  • Membaca surat Al‑Waqi’ah satu kali.

Itulah bacaan doa dan dzikir setelah sholat dhuha. Jangan lupa diamalkan, detikers! (urw/urw)

Dengan mengikuti bacaan doa dan dzikir ini, umat dapat menambah ketenangan batin dan memperkuat hubungan spiritual setelah melaksanakan sholat dhuha.

sholat dhuhadoa dhuhahadits RasulullahdzikirAl‑Waqi’ahMuhammadiyahibnu watiniyah

Komentar

Memuat komentar...