Sidang Isbat Idul Adha 2026: Penetapan Dzulhijjah di Jakarta
Gambar atau konten salah?
Sidang Isbat Idul Adha 2026 akan dilaksanakan pada 17 Mei 2026 di Auditorium HM Rasjidi Jakarta Pusat. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi umat Islam di Indonesia karena di sinilah ditetapkan kapan bulan Dzulhijjah dimulai dan kapan Hari Raya Idul Adha akan dirayakan.
Proses ini dimulai dengan seminar posisi hilal yang memaparkan data astronomi tentang penampakan hilal. Setelah itu, sidang isbat dilakukan untuk memutuskan secara resmi apakah hilal telah terlihat. Akhirnya, konferensi pers mengumumkan hasil keputusan kepada publik. Semua tahap ini berlangsung dalam satu hari, sehingga masyarakat dapat mengikuti perkembangan secara real‑time.
Berikut adalah urutan waktu yang telah ditetapkan oleh Kemenag:
- Seminar Posisi Hilal: 16.30 WIB / 17.30 WITA / 18.30 WIT
- Pelaksanaan Sidang Isbat: 18.00 WIB / 19.00 WITA / 20.00 WIT
- Konferensi Pers Penetapan 1 Dzulhijjah 1447 H: 19.00 WIB / 20.00 WITA / 21.00 WIT
Seminar dimulai pukul 16.30 WIB dan menampilkan para pakar astronomi serta perwakilan organisasi masyarakat Islam. Berikut nama-nama narasumber yang hadir:
- H. Cecep Nurwendaya, M. Si – Tim Hisab Rukyat Kemenag
- H. Hendro Setyanto, M. Si – PD Nahdlatul Ulama
- Drs. Mohammad Mas'udi, M.Ag – PP Muhammadiyah
- H. Syarif Ahmad Hakim, M.H – PP Persatuan Islam (Persis)
- H. Zufar Bawazir, Lc, M. Sos – PP Al‑Irsyad Al‑Islamiyah
Setelah seminar, sidang isbat dimulai pada pukul 18.00 WIB. Panitia menerima laporan hasil rukyatul hilal dari 88 titik pemantauan strategis yang tersebar di seluruh Indonesia. Laporan ini kemudian disampaikan ke Kementerian Agama RI sebagai bahan pertimbangan. Menteri Agama memimpin sidang, mendengarkan paparan dan pertimbangan dari semua peserta, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI), Komisi VIII DPR RI, ahli falak, dan pimpinan pondok pesantren. Hasil sidang akan memutuskan secara resmi kapan Dzulhijjah 1447 H dimulai.
Setelah sidang selesai, konferensi pers diadakan pada pukul 19.00 WIB. Di sini, pemerintah mengumumkan hasil penetapan awal Dzulhijjah sekaligus menentukan jadwal Hari Raya Idul Adha 2026. Konferensi pers ini disiarkan secara langsung, sehingga masyarakat dapat menyaksikan secara real‑time.
Untuk memudahkan masyarakat mengikuti acara, semua sesi dapat disaksikan melalui live streaming. Berikut cara mengaksesnya:
- Seminar Posisi Hilal – disiarkan di channel YouTube Bimas Islam TV, TikTok Bimas Islam, Instagram Bimas Islam, dan Zoom Meeting (Meeting ID: 837 8858 1300).
- Konferensi Pers Penetapan 1 Dzulhijjah 1447 H – disiarkan di channel YouTube Bimas Islam TV, YouTube Kemenag RI, TikTok Bimas Islam, dan Instagram Bimas Islam.
Dengan adanya live streaming, siapa saja dapat mengikuti setiap langkah sidang tanpa harus hadir secara fisik. Ini juga membantu meningkatkan transparansi proses penetapan bulan Hijriyah di Indonesia.
Secara keseluruhan, Sidang Isbat Idul Adha 2026 menegaskan kembali peran pemerintah dan lembaga keagamaan dalam menentukan awal bulan suci. Proses yang melibatkan data astronomi, partisipasi organisasi masyarakat Islam, dan pengumuman publik memastikan bahwa penetapan Dzulhijjah dilakukan secara akurat dan terbuka. Dengan demikian, umat dapat merayakan Idul Adha pada hari yang tepat sesuai dengan penetapan resmi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Ledakan MAN 3 Padang: Pelaku Korban Bullying
Distribusi BBM di Medan Mulai Pulih
Bahlil Perintah SKK Migas Libatkan Pengusaha Lokal di Proyek Masela
85 Perusahaan Asing Berebut Proyek Sampah Jadi Listrik
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Gagal SNBP-SNBT? UT Buka Pendaftaran Sampai 22 Juli
Prabowo: Kesejahteraan Rakyat Butuh Biaya Besar