Sidang Isbat Idul Adha 2026: Tanggal & Jadwal Lengkap
Gambar atau konten salah?
Sidang isbat Idul Adha 2026 digelar pada Minggu, 17 Mei 2026 mulai pukul 16.00 WIB. Sidang ini menjadi titik rujukan bagi umat Islam di Indonesia untuk menentukan kapan bulan Dzulhijjah dimulai, serta menyiapkan jadwal Hari Raya Idul Adha 2026 dan puasa sunnah di bulan tersebut.
Hasil sidang ini tidak hanya memberi tahu hari raya, tapi juga waktu bagi puasa tarwiyah, Arafah, dan puasa 9 hari pertama Dzulhijjah. Semua kegiatan ini bergantung pada penetapan awal hilal bulan Dzulhijjah.
Untuk memudahkan masyarakat, Kementerian Agama menyediakan akses penuh ke setiap tahap sidang, mulai dari data hisab awal hingga pengumuman akhir. Pengumuman dapat dipantau secara langsung melalui berbagai platform yang disediakan.
Rangkaian sidang dimulai dengan Seminar Posisi Hilal pada pukul 16.30 WIB. Seminar ini membahas data hisab awal bulan Dzulhijjah 1447 H. Narasumber terdiri dari:
- H. Cecep Nurwendaya, M. Si – Tim Hisab Rukyat Kemenag
- H. Hendro Setyanto, M. Si – PD Nahdlatul Ulama
- Drs. Mohammad Mas'udi, M. Ag – PP Muhammadiyah
- H. Syarif Ahmad Hakim, M. H – PP Persatuan Islam (Persis)
- H. Zufar Bawazir, Lc, M. Sos – PP Al-Irsyad Al-Islamiyah
Seminar ini disiarkan langsung, memungkinkan masyarakat menonton melalui YouTube Bimas Islam TV, TikTok Bimas Islam, Instagram Bimas Islam, dan Zoom Meeting resmi panitia.
Setelah seminar, pada pukul 18.00 WIB, panitia menerima laporan hasil rukyatul hilal dari 88 titik pemantauan strategis di seluruh Indonesia. Laporan ini diserahkan ke Kementerian Agama RI sebagai bahan pertimbangan dalam menetapkan awal Dzulhijjah 1447 H.
Selanjutnya, Menteri Agama memimpin sidang, mendengarkan paparan dan pertimbangan para peserta sebelum menetapkan awal bulan secara resmi. Sidang ini dihadiri oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), Komisi VIII DPR RI, ahli falak dari organisasi masyarakat Islam, dan pimpinan pondok pesantren.
Setelah penetapan, sidang diakhiri dengan Konferensi Pers Penetapan Idul Adha 2026 pada pukul 19.00 WIB. Pengumuman hasil sidang disiarkan langsung melalui YouTube Bimas Islam TV, Kemenag RI, TikTok, dan IG Bimas Islam.
Berikut jadwal rinci sidang:
- Seminar Posisi Hilal: 16.30 WIB / 17.30 WITA / 18.30 WIT
- Pelaksanaan Sidang Isbat: 18.00 WIB / 19.00 WITA / 20.00 WIT
- Konferensi Pers Penetapan 1 Dzulhijjah 1447 H: 19.00 WIB / 20.00 WITA / 21.00 WIT
Prediksi pemerintah dan Muhammadiyah menunjukkan potensi Idul Adha 2026 dirayakan serentak. Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI menyatakan 1 Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada 18 Mei 2026. Hasil hisab astronomi Kemenag menegaskan hilal terlihat pada 29 Zulkaidah 1447 H atau 17 Mei 2026, memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS.
Dengan data tersebut, Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Jadwal ini sesuai dengan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, yang menetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026.
Namun, penetapan resmi masih menunggu hasil sidang isbat pada Minggu, 17 Mei 2026. Jika hasil sidang sesuai dengan prediksi hisab, Idul Adha 2026 berpotensi dirayakan serentak oleh pemerintah dan Muhammadiyah.
Informasi lengkap mengenai sidang, rangkaian acara, dan potensi jadwal Idul Adha 2026 dapat diakses melalui saluran resmi yang telah disediakan. Kegiatan ini memberi masyarakat kesempatan untuk mengikuti proses penetapan secara transparan dan akurat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
