Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ternyata Miliki Aset Berlimpah
Gambar atau konten salah?
Silmy Karim, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, menyerahkan diri ke KPK pada 03 Juni 2026, setelah Operasi Tangkap Tangan berlangsung pada 02 Juni 2026. Sebagai pejabat publik, ia diwajibkan melaporkan seluruh harta kekayaannya.
Menurut LHKPN yang disampaikan pada Maret 2026 untuk periode 2025, Silmy tercatat memiliki total kekayaan bersih sebesar Rp 234,59 miliar. Sebagian besar berasal dari aset properti. Ia melaporkan kepemilikan 11 bidang tanah dan bangunan yang semuanya berada di Jakarta, dengan nilai mencapai Rp 184 miliar. Beberapa aset terletak di kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, masing-masing bernilai puluhan miliar rupiah.
Selain properti, Silmy juga memiliki koleksi kendaraan dan mesin senilai Rp 8,47 miliar. Di antara kendaraan tersebut tercatat Mercedes‑Benz G63 tahun 2022 senilai Rp 6 miliar, dua motor Harley‑Davidson, Jeep Wrangler, Jeep CJ7, Toyota Land Cruiser, serta Mercedes‑Benz klasik tahun 1979.
Ia juga melaporkan kepemilikan harta bergerak lainnya senilai Rp 11,39 miliar, surat berharga sebesar Rp 8,69 miliar, serta kas dan setara kas mencapai Rp 31 miliar. Komposisi aset tersebut menjadikan total kekayaannya berada di kisaran lebih dari dua ratus miliar rupiah.
Dalam laporan yang sama, Silmy tercatat memiliki utang sebesar Rp 8,99 miliar. Setelah dikurangi kewajiban tersebut, total harta bersih yang dimiliki Wamen Imipas yang kini ditahan KPK mencapai Rp 234.596.795.910 atau sekitar Rp 234,59 miliar.
Angka-angka ini menegaskan besarnya aset yang dimiliki oleh pejabat tinggi yang sedang diselidiki. Pencatatan transparan seperti ini menjadi bagian penting dalam upaya memerangi korupsi di sektor publik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu