SMK Purwokerto Terbakar: 1 Jam Pemadaman, Tak Ada Korban
Gambar atau konten salah?
Di lingkungan SMK Muhammadiyah 1 Purwokerto, kebakaran melanda kantin dan pos sekolah pada dini hari Sabtu, 09 Mei 2026. Api menyebar di Kelurahan Pasir Kidul, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas.
Warga pertama kali mendengar suara aneh sekitar pukul 02.40 WIB. Kholis, seorang penduduk setempat, sedang tidur ketika istrinya membangunkannya. Istrinya mengaku mendengar bunyi yang berasal dari luar rumah. “Setelah dicek keluar ternyata suara tersebut berasal dari bangunan kantin dan pos sekolah yang sudah terbakar,” kata Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Banyumas, Andaru Budilaksono.
Setelah melihat kobaran, Kholis berteriak meminta bantuan. Seorang warga segera menghubungi Pos Damkar Induk Banyumas lewat call center. Petugas Regu 1 Pos Damkar Induk menerima laporan pada pukul 02.44 WIB dan berangkat tiga menit kemudian. “Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendataan,” ujarnya.
Petugas Damkar Banyumas bekerja keras selama hampir satu jam. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.45 WIB. Dalam prosesnya, Regu 3 Pos Damkar Kembaran, RAPI, relawan, dan masyarakat sekitar turut membantu. Andaru menjelaskan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. “Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Untuk korban jiwa nihil, sedangkan kerugian masih dalam penghitungan,” jelasnya.
Bangunan kantin dan pos sekolah mengalami kerusakan parah. Setelah proses pendinginan selesai, petugas memastikan lokasi aman. Kerugian material masih dalam tahap penghitungan, namun tidak ada korban jiwa.
Peristiwa ini menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik di fasilitas publik. Kejadian ini juga memperlihatkan kerja sama cepat antara warga, petugas damkar, dan relawan dalam menanggulangi kebakaran.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
