Srisun Express Tambah Biaya Rp4.200 untuk Minuman Tanpa Gula

Dewi M. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 72 dibaca
Bisik.id
Srisun Express Tambah Biaya Rp4.200 untuk Minuman Tanpa Gula

Gambar atau konten salah?

Srisun Express, jaringan restoran halal di Singapura yang terkenal dengan prata dan es Milo berukuran besar, baru saja mengumumkan kebijakan baru yang menimbulkan perdebatan di kalangan pelanggan. Di tiga cabang utama—Serangoon Gardens, Bishan, dan Tampines—restoran ini menambahkan biaya tambahan sebesar Rp 4.200 bagi pelanggan yang memilih minuman tanpa gula.

Perubahan ini mulai terlihat pada menu digital, ketika pelanggan dapat menyesuaikan minuman mereka. Misalnya, Milo biasa dijual seharga SGD 2,80 (sekitar Rp 39.000) dengan label Nutri‑Grade D, menandakan kandungan gula tinggi sekitar 12%. Namun, bila pelanggan memilih opsi tanpa gula, muncul biaya tambahan 30 sen (sekitar Rp 4.200).

Pelanggan bernama Derrick, 37 tahun, mengungkapkan kebingungannya setelah melihat screenshot menu tersebut. "Saya tidak mengerti. Secara nasional semua orang sedang bergerak menuju gaya hidup dan pola makan yang lebih sehat, tetapi justru dikenakan biaya tambahan saat memilih minuman yang tidak manis," katanya. Ia juga bertanya, "Bagaimana ini bisa masuk akal? Kenapa ini bisa memotivasi saya untuk memilih opsi yang lebih sehat?"

Menanggapi keluhan tersebut, pihak Srisun Express menjelaskan bahwa biaya tambahan hanya berlaku untuk minuman yang biasanya dibuat menggunakan susu kental manis, seperti Milo, Horlicks, dan Teh Cino. Rasa manis dan tekstur creamy berasal dari susu kental manis. Ketika pelanggan meminta versi tanpa gula, restoran tidak dapat menggunakan bahan tersebut karena kandungan gulanya tinggi. Sebagai gantinya, mereka menggunakan susu evaporasi untuk menjaga rasa dan tekstur minuman.

Menurut juru bicara Srisun Express, perubahan bahan ini memengaruhi biaya penyajian. "Dengan kenaikan biaya bahan dan operasional yang terus berlangsung, tambahan biaya SGD 0,30 membantu kami menutupi kenaikan biaya bahan sambil tetap menjaga kualitas dan konsistensi minuman," jelasnya. Harga susu kental manis di beberapa supermarket berkisar SGD 2,72 hingga SGD 2,75 per kaleng (sekitar Rp 37.000–Rp 38.000). Sementara susu evaporasi dijual sekitar SGD 2,34 hingga SGD 2,55 per kaleng (sekitar Rp 32.000–Rp 35.000).

Restoran menegaskan bahwa biaya tambahan hanya berlaku pada minuman yang memang menggunakan susu kental manis. Minuman yang sejak awal dibuat tanpa gula atau tanpa susu kental manis—seperti Teh O, Kopi O, Limau, dan Teh O Longan—tidak dikenakan biaya tambahan saat dipesan tanpa gula.

Srisun Express juga menyatakan bahwa tujuan kebijakan tersebut bukan untuk menghalangi pilihan yang lebih sehat, melainkan untuk menutupi biaya bahan tambahan pada minuman versi khusus. Mereka menambahkan bahwa biaya tambahan belum muncul di beberapa aplikasi pesan antar makanan seperti Grab karena kendala teknis, dan saat ini sedang diperbaiki agar informasi harga serta kustomisasi menu lebih jelas di semua platform pemesanan.

Dengan kebijakan ini, pelanggan diharapkan tetap dapat menikmati minuman favorit mereka dengan pilihan gula yang disesuaikan, meskipun harus menanggung biaya tambahan. Pihak restoran berjanji akan terus memantau biaya bahan dan menyesuaikan harga bila diperlukan, sambil menjaga kualitas dan konsistensi produk.

Secara keseluruhan, kebijakan Srisun Express menyoroti tantangan dalam menyeimbangkan biaya operasional dengan permintaan konsumen akan pilihan sehat. Meskipun tambahan biaya dapat menimbulkan kontroversi, restoran berusaha menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut dan berkomitmen untuk transparan dalam penetapan harga.

Srisun Expressbiaya tambahan minumansusu kental manises Milokebijakan hargasingapurapelangganmenu digital

Komentar

Memuat komentar...