Sudirman Jadi Komisaris Utama Bank Jambi, Gubernur Tetapkan

Andi B. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 117 dibaca
Bisik.id
Sudirman Jadi Komisaris Utama Bank Jambi, Gubernur Tetapkan

Gambar atau konten salah?

Gubernur Jambi Al Haris secara resmi melantik Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman, sebagai Komisaris Utama (Komut) Bank Jambi pada hari Senin, 27 April 2026.

Pelantikan ini diadakan di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi. Hadir dalam acara tersebut adalah Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jambi, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pimpinan Forkopimda, para kepala daerah atau perwakilannya, jajaran manajemen Bank Jambi, serta pimpinan OPD Pemprov.

Setelah pelantikan, Al Haris menegaskan bahwa langkah ini menandai komitmen kuat Pemerintah Provinsi Jambi untuk terus melakukan pembenahan di tubuh bank daerah. Ia menekankan bahwa posisi Komisaris Utama memiliki peran penting dalam memastikan arah kebijakan perusahaan berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel.

“Bank daerah harus terus diperkuat, baik dari sisi tata kelola, pelayanan, maupun kontribusinya terhadap pembangunan daerah,” ujar Al Haris. Menurutnya, Bank Jambi memiliki posisi strategis sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah. Karena itu, keberadaan jajaran komisaris dan direksi dituntut mampu membawa lembaga keuangan tersebut semakin kompetitif di tengah tantangan industri perbankan yang terus berkembang.

Al Haris berharap, dengan pengalaman birokrasi dan kapasitas manajerial yang dimiliki Sudirman sebagai Sekda, Bank Jambi dapat semakin solid dalam menjalankan fungsi intermediasi keuangan. Fokus utamanya adalah mendukung sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pembiayaan pembangunan, hingga peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Ia juga menyinggung tantangan yang dihadapi sektor perbankan, termasuk ancaman kejahatan siber. Menurutnya, hal itu harus dijawab dengan peningkatan sistem keamanan dan kecanggihan teknologi informasi. “Kalau sudah diuji, biasanya akan semakin tangguh. Ke depan Bank Jambi harus semakin canggih dan kuat, terutama dalam aspek keamanan digital,” tambahnya.

Selain itu, Al Haris menekankan bahwa bank milik daerah tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga harus hadir sebagai instrumen yang menopang program-program prioritas pemerintah. “Bank Jambi harus menjadi bank kebanggaan masyarakat Jambi, dengan pelayanan yang semakin baik dan kinerja yang terus meningkat,” ucapnya.

Al Haris juga menyatakan target ke depan: Bank Jambi harus kembali mandiri dan tidak lagi bergantung pada skema Kelompok Usaha Bank (KUB). Ia ingin bank tersebut mencapai modal sebesar Rp3 triliun. “Target kita ke depan adalah bagaimana Bank Jambi bisa kembali mandiri. Untuk itu perlu sinergi semua pihak, termasuk pemerintah daerah kabupaten/kota dalam memperkuat modal,” tegasnya.

Keputusan penunjukan Sudirman sebagai Komisaris Utama juga didukung oleh para pemegang saham, yakni kepala daerah di Jambi. Penunjukan ini dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar minggu lalu. Penunjukan Sudirman dinilai mampu menjadikan Bank milik daerah ini kuat dalam segi pembangunan ekonomi serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan manajemen Bank Jambi.

Dalam beberapa tahun terakhir, Bank Jambi terus didorong untuk meningkatkan kualitas layanan, termasuk transformasi digital di sektor perbankan. Langkah penunjukan Sudirman juga dianggap penting agar bank daerah mampu bersaing dengan bank nasional dan menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin mengandalkan layanan keuangan berbasis teknologi.

Dengan pelantikan ini, Sekda Sudirman resmi menjabat sebagai Komisaris Utama Bank Jambi periode 2026–2030. Ia menggantikan posisi Emilia yang dinyatakan dalam masa purna.

Perubahan ini menandai langkah strategis pemerintah provinsi Jambi dalam memperkuat peran Bank Jambi, baik dari sisi tata kelola, pelayanan, maupun kontribusi terhadap pembangunan daerah. Bank Jambi diharapkan menjadi lembaga keuangan yang tangguh, aman secara digital, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan pendapatan asli daerah.

Gubernur JambiBank JambiKomisaris UtamaUMKMKeamanan SiberModal Rp3 TriliunTransformasi Digital

Komentar

Memuat komentar...