Sugi Triyono Selamat Ditemukan di Gubuk Hutan Binangun

Rini S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 109 dibaca
Bisik.id
Sugi Triyono Selamat Ditemukan di Gubuk Hutan Binangun

Gambar atau konten salah?

Sugi Triyono (26) warga Desa Binangun, Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap, hilang di hutan Binangun pada 10 Mei. Pencarian dimulai sejak laporan diterima, dan operasi berlangsung selama empat hari.

Di 15 Mei 2026, tim SAR menemukan Sugi dalam keadaan selamat namun linglung. Koordinator Basarnas Kantor SAR Cilacap, Trisno, mengumumkan temuan tersebut. Ia berkata, “Alhamdulillah, pada hari keempat operasi SAR, orang yang dilaporkan hilang berhasil ditemukan di gubuk milik orang tuanya dalam keadaan selamat sekitar pukul 08.30 WIB.”

Selama pencarian, tim gabungan menggunakan berbagai metode. Pencarian darat dimulai pukul 07.00 WIB. Selain itu, drone thermal UAV dipakai untuk memantau udara, dan anjing K9 dari Polres Cilacap membantu melacak jejak. Semua upaya ini akhirnya membuahkan hasil di pagi hari.

Temuan terjadi di sebuah gubuk milik orang tua Sugi, yang terletak di area hutan setempat. Trisno menambahkan, “Sudah disisir beberapa kali di gubuk tersebut tetapi masih nihil. Begitu tadi pagi ditemukan di tempat gubuk orang tuanya sedang duduk.”

Setelah ditemukan, Sugi masih tidak dapat menjawab pertanyaan. Trisno menyatakan, “Saat orangnya ditanya belum bisa menjawab, masih linglung.” Ia kemudian dibawa ke rumah orang tua, di mana mereka memberi minum dan makan. Jarak antara gubuk dan permukiman sekitar 2,5 km. Setelah itu, Sugi dipindahkan ke rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan.

Beberapa informasi tentang peristiwa sebelum hilang juga muncul. Sugi biasanya diajak berkebun oleh orang tuanya. Namun, “Ceritanya orang itu ikut orang tuanya ke ladang di hutan. Tidak tahu kenapa tiba-tiba kabur lari masuk ke hutan,” jelas Trisno.

Operasi SAR melibatkan banyak unsur. Selain Basarnas, Polsek Bantarsari, Koramil Bantarsari, Satpol PP, Banser, SAR MTA, LPBINU, RAPI, komunitas Trabas Trail, Polres Cilacap, pemerintah kecamatan, hingga warga sekitar turut berpartisipasi. Semua pihak bekerja sama dalam pencarian gubuk dan pemantauan hutan.

Basarnas mengucapkan terima kasih kepada semua tim dan masyarakat yang membantu. Ia menegaskan, “Dengan ditemukannya yang bersangkutan, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.”

Temuan ini menegaskan pentingnya koordinasi antara lembaga SAR dan masyarakat setempat. Meskipun kondisi Sugi masih linglung, keberhasilan operasi ini menunjukkan efektivitas penggunaan teknologi dan tenaga manusia dalam pencarian korban hilang.

Sugi TriyonoSARhutangubukdrone thermalanjing K9Basarnas

Komentar

Memuat komentar...