Tewas Tenggelam akibat Epilepsi di Sungai Birin, Klaten
Gambar atau konten salah?
T (36) warga Desa Kaligayam, Kecamatan Wedi, Klaten, ditemukan tewas tenggelam di Sungai Birin, Desa Pacing, Kecamatan Wedi, Klaten. Korban diduga terjatuh dari jembatan karena epilepsinya kambuh.
"Korban ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB, sudah meninggal dunia. Tidak ditemukan tanda kekerasan, tadi sudah diperiksa dari Puskesmas," kata Kanit Binmas Polsek Wedi Iptu Riyanto.
Tim SAR melakukan penyelaman di bawah jembatan dan berhasil mengevakuasi jenazah. Menurut saksi, T biasa menunggu anaknya pulang sekolah ketika ia terjatuh.
"Menurut saksi, korban biasa menunggu anaknya sekolah. Karena ada riwayat sakit epilepsi diduga kambuh dan terjatuh di dekat jembatan," tambah Riyanto.
Insiden terjadi pada pukul 11.30 WIB tanggal 02 April 2026. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD segera diberangkatkan ke lokasi. Pencarian dilakukan bersama tim SAR dengan metode penyelaman.
"Sekitar pukul 11.30 WIB, telah terjadi kejadian laka air di aliran Sungai Birin. Berdasarkan asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD kejadian bermula saat korban yang diduga memiliki riwayat epilepsi kambuh dan tercebur," jelas Indiarto.
"Korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan keluarga," lanjut Indiarto. Pencarian melibatkan BPBD, SAR Klaten, Damkar Klaten, PMI Klaten, Polsek, Koramil, MDMC, SERNU, FOREDI, perangkat desa dan relawan lainnya.
Camat Wedi, Widaya, menjelaskan lokasi kejadian di jembatan Pacing, selatan balai desa. Saksi pertama melihat korban sudah tertelungkup.
"Informasi dari ibu Nuri saksi pertama yang melihat, korban telungkup di pinggir jembatan," kata Widaya.
"Menurut informasi, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi," tambah Widaya.
Insiden ini menegaskan pentingnya kewaspadaan bagi warga yang memiliki riwayat epilepsi, terutama di daerah dengan jembatan dekat sungai. Pencarian cepat dan kerja sama antar lembaga berhasil menemukan jenazah, namun tragis tidak ada harapan bagi korban.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
