Tiket SBY Cup 2026 Semifinal GOR Samapta Habis Hanya 1 Jam
Gambar atau konten salah?
Tiket laga semifinal SBY Cup 2026 di GOR Samapta Kota Magelang terjual habis dalam waktu kurang dari satu jam. Pada Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 10.42 WIB, petugas ticket box menempelkan kertas putih bertuliskan “tiket habis” di pintu masuk.
Semua tiket, baik reguler maupun VIP, sudah terjual. Harga tiket reguler Rp 50 ribu dan VIP Rp 100 ribu. Jumlahnya 1.400 pcs reguler dan 150 pcs VIP.
“Saya sampai sini jam 10.30 WIB, sudah habis,” kata Agus Arif (32), warga Sawangan, Kabupaten Magelang. Dia datang bersama anaknya untuk menonton voli, namun tak dapat membeli tiket.
Agus tetap berencana menonton lewat layar lebar. “Lihat di layar lebar. Senang nonton saja. Favoritnya LavAni,” ujarnya. “Kalau harga tiket masih terjangkau. Tiket terusan ini,” sambung Agus.
Wakil Ketua Pelaksana SBY Cup 2026, Achmad Romadon Mubarok, mengonfirmasi penjualan habis. “Menginformasikan (bagian tiket) tiket hari ini sudah habis terjual,” kata Roma. “Reguler 1.400 pcs dan VIP 150 pcs. Alhamdulillah habis kurang dari 1 jam,” jelasnya.
Semifinal dibuka pukul 15.00 WIB dengan laga pertama antara Sukun Badak dan Perumda PDAM Tirta Bhagasasi. Laga penutup dijadwalkan pukul 18.00 WIB menampilkan LavAni Transmedia melawan DPUPR Alib Grobogan.
Keberhasilan penjualan tiket menandai ketertarikan tinggi masyarakat terhadap kompetisi voli lokal. Kegiatan ini juga menunjukkan potensi pasar olahraga di wilayah Magelang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
