Tol Trans Jawa Siap Lalu Lintas Puncak 285 Ribu Kendaraan
Gambar atau konten salah?
Hari ini diperkirakan menjadi puncak arus balik. Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi menyebut di Tol Transjawa hari ini diperkirakan mencapai 285 ribu kendaraan.
Pernyataan itu muncul setelah Menhub Dudy melakukan flag‑off untuk memulai one way nasional dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70 Cikampek Utama (Cikatama). Flag‑off diadakan di Gerbang Tol Kalikangkung, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.
“One way nasional yang kita laksanakan siang hari ini merupakan suatu upaya yang sangat baik, upaya untuk memudahkan masyarakat dalam rangka kembali ke rumah masing-masing,” kata Dudy di GT Kalikangkung, Selasa (24 Maret 2026).
Ia menambahkan bahwa puncak arus balik akan terjadi hari ini, dengan jumlah kendaraan di Tol Trans Jawa diperkirakan sebanyak 285 ribu. Pada momen libur Lebaran 2026 ini, beberapa rest area ditutup, yakni di rest area 62B dan 52B, agar tidak terjadi kepadatan.
“Ada upaya supaya arus balik ini tidak terjadi kepadatan sebagaimana yang terjadi saat tanggal 18 Maret 2026 kemarin, sehingga ada beberapa rest area yang dilakukan buka‑tutup,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat membuka aplikasi Travoy untuk mendapatkan informasi‑informasi terkait arus balik.
Upaya one way nasional ini bertujuan memudahkan perjalanan pulang‑makan, sementara penutupan rest area di beberapa titik dimaksudkan untuk mencegah kemacetan. Pengguna diharapkan memanfaatkan aplikasi perjalanan guna menghindari hambatan di jalan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
