Trump: AS Tak Butuh Bantuan China Mengakhiri Konflik Iran
Gambar atau konten salah?
Donald Trump mengungkapkan bahwa Amerika Serikat tidak memerlukan bantuan China untuk mengakhiri konflik dengan Iran pada 13 Mei 2026. Ia menegaskan hal ini di depan wartawan sebelum berangkat ke Beijing.
Trump mengatakan ia akan membahas masalah tersebut dalam pertemuan dengan Presiden China, Xi Jinping, pekan ini. Ia menekankan bahwa pembicaraan akan berlangsung panjang lebar.
“kita akan berbicara panjang lebar tentang hal itu,” ujar Trump.
China dikenal sebagai mitra ekonomi utama Iran, membeli sebagian besar produksi minyak negara tersebut. Selain itu, Beijing juga menjadi pendukung diplomatik penting bagi Teheran.
Trump menegaskan dirinya tidak membutuhkan bantuan Xi untuk mencari jalan keluar dari konflik yang telah berlangsung selama dua setengah bulan terakhir. Konflik itu bermula dari serangan besar-besaran AS-Israel dan kemudian memicu kebuntuan terkait kendali jalur pelayaran di Selat Hormuz.
“Kita punya banyak hal untuk dibahas. Sejujurnya, saya tidak akan mengatakan Iran adalah salah satunya, karena kita sudah mengendalikan Iran dengan sangat baik,” kata Trump.
Ia menambahkan, “Kita akan membuat kesepakatan atau mereka akan dihancurkan.”
Di tengah laporan bahwa China terus membantu memasok persenjataan untuk Iran dan membeli minyak yang dikenai sanksi, Trump tetap memberikan penilaian positif terhadap Xi.
“Mereka mendapatkan banyak minyak dari daerah itu. Kami tidak punya masalah. Dan dia adalah teman saya. Dia adalah seseorang yang akrab dengan kami,” ungkap Trump.
Artikel ini menyoroti posisi Trump yang menegaskan kemandirian AS dalam menangani konflik Iran, sekaligus menegaskan hubungan diplomatik yang tetap terjaga dengan China.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
