Trump Ungkap Kiriman Senjata Iran Berujung Ditahan Pusat Krisis
Gambar atau konten salah?
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengaku telah mempersenjatai demonstran Iran. Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Senjata yang dikirimkan Washington akhirnya diambil alih oleh kelompok tertentu dan tidak sampai ke tangan demonstran.
Pengakuan Trump disampaikan pada acara Paskah di Gedung Putih pada Senin, 06 April 2026. Ia berbicara kepada wartawan sebelum peristiwa tersebut.
Trump menjelaskan bahwa persenjataan itu dimaksudkan untuk membantu para demonstran anti‑pemerintah melawan otoritas Teheran. Ia mengatakan, “Kami telah mengirimkan senjata, banyak senjata, senjata‑senjata itu seharusnya diberikan kepada rakyat agar mereka dapat melawan para preman ini.”
Ia menambahkan, “Tahukah Anda apa yang terjadi? Orang‑orang yang menerima senjata itu menyimpannya.”
Trump mengekspresikan kekecewaannya terhadap kelompok tertentu yang mengambil persenjataan tersebut. Ia berkata, “Jadi, saya sangat kecewa dengan kelompok orang tertentu, dan mereka akan membayar mahal untuk hal itu.”
Menurut laporan Fox News pada Minggu, 05 April 2026, Trump menyalahkan perantara Kurdi atas pengambilan senjata yang ditujukan untuk demonstran Iran.
Dalam pernyataan lain, Trump mengklaim memiliki banyak penyadapan warga sipil Iran. Ia menyatakan, “Mereka (warga sipil Iran) rela menderita demi kebebasan.” Meski demikian, ia tidak menyertakan bukti konkret.
Secara keseluruhan, pengakuan Trump menyoroti upaya luar negeri yang gagal serta ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Situasi ini menambah kompleksitas hubungan internasional di kawasan tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
