Uji Menu Asrama Haji Indramayu: Rasakan Cita Rasa Indonesia
Gambar atau konten salah?
Indramayu, 17 April 2026 – Persiapan keberangkatan jemaah haji 2026 asal Jawa Barat semakin teras. Salah satu langkah penting adalah uji coba menu konsumsi di Asrama Haji Indramayu pada hari Jumat, 17 April 2026.
Kegiatan ini bertujuan memastikan kualitas dan kelayakan makanan yang akan disajikan selama perjalanan menuju Tanah Suci.
Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, Boy Hari Novian menegaskan bahwa pengujian menu merupakan langkah penting untuk menjamin asupan yang bergizi.
“Kami ingin makanan yang disiapkan harus mudah dikonsumsi, tidak menyulitkan pencernaan, serta tetap menghadirkan cita rasa khas Indonesia agar jemaah merasa nyaman selama penerbangan jarak jauh,” ujar Boy.
Beberapa hidangan yang diuji meliputi ayam kecap, pepes ikan, dan rendang sapi. Menu-menu ini dipilih karena akrab dengan lidah masyarakat Indonesia dan diyakini mampu mempertahankan rasa meski disajikan dalam suhu kabin pesawat.
Boy menegaskan proses produksi makanan harus mematuhi standar kesegaran tinggi. Lokasi pengolahan berada di area dekat bandara guna memangkas waktu distribusi.
“Langkah ini kita ambil agar kualitas makanan tetap terjaga hingga diterima jemaah di dalam pesawat,” katanya.
Pada musim haji 2026, jumlah jemaah asal Jawa Barat tercatat sebanyak 29.643 orang. Dari total tersebut, 2.722 jemaah berasal dari Kabupaten Indramayu.
Mereka dijadwalkan berangkat melalui sejumlah embarkasi, termasuk Bandara Kertajati yang akan melayani penerbangan langsung (direct flight) menuju Arab Saudi tanpa transit, baik melalui Jeddah maupun Madinah.
Uji coba menu ini menegaskan komitmen pihak Kemenag Jawa Barat untuk menyediakan makanan bergizi dan nyaman bagi jemaah, khususnya lansia yang mendominasi kuota tahun ini. Dengan proses produksi dekat bandara dan menu yang sudah teruji, diharapkan jemaah dapat menikmati perjalanan tanpa gangguan pencernaan dan tetap merasakan cita rasa Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
