Underpass Baru Cimahi: Demolisi Lanjut, Pekerjaan 10 Bulan

Dian P. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 108 dibaca
Bisik.id
Underpass Baru Cimahi: Demolisi Lanjut, Pekerjaan 10 Bulan

Gambar atau konten salah?

Di Kota Cimahi, deretan bangunan di Jalan Gatot Subroto mulai dibongkar menjelang pembangunan underpass baru. Proses ini belum selesai sepenuhnya; bangunan dari Jalan Gatot Subroto hingga Jalan Baros masih ada yang belum dibongkar.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah, pembongkaran dilakukan secara mandiri oleh pemilik bangunan. “Ya betul, sudah ada yang dibongkar mandiri oleh pemiliknya, baru yang di dekat rel. Nanti sisanya oleh pelaksana kontraktor,” tutur Wilman pada 30 April 2026.

Wilman menjelaskan bahwa pemerintah telah membebaskan lahan seluas 3.400 meter persegi dengan anggaran Rp36 miliar. “Total lahan ada sekitar 3.400 meter persegi yang kami bebaskan. Tapi nanti untuk pembangunannya oleh Provinsi Jawa Barat karena itu akses jalan provinsi,” ujarnya.

Rencana pembangunan underpass masih berada pada tahap lelang. Bila lelang selesai, pelaksanaan fisik akan dimulai pada 01 Mei 2026 atau 01 Juni 2026. Selama pembangunan, akan diterapkan rekayasa arus lalu lintas yang sudah disiapkan oleh kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi.

Wilman menegaskan bahwa semua komunikasi dengan Kodam, Provinsi Jawa Barat, dan Mabes AD telah dijalin. “Kita sudah siapkan semuanya, komunikasi dengan Kodam, Provinsi Jawa Barat, sampai Mabes AD terus dijalin. Mudah-mudahan bisa segera dilaksanakan,” katanya.

Proyek underpass sepenuhnya dikerjakan dan didanai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pengerjaan diprediksi berlangsung selama 10 bulan hingga 01 Desember 2026, dengan anggaran sebesar Rp100 miliar.

Inilah gambaran singkat tentang langkah-langkah yang sedang berlangsung untuk memperbaiki infrastruktur jalan di Cimahi, yang diharapkan dapat meningkatkan kelancaran lalu lintas di masa depan.

Underpass CimahiPembangunan Jalan Gatot SubrotoDinas Pekerjaan UmumPengadaan Lahan 3.400 m²Anggaran Rp100 miliarKoordinasi Kodam/Jawa Barat/Mabes AD

Komentar

Memuat komentar...