Unhas dan Konsultan Tiongkok Target 1.000 Mahasiswa
Gambar atau konten salah?
Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Anhui Fuxin Education Consulting Co., Ltd., perusahaan konsultan pendidikan asal Tiongkok. Melalui perjanjian ini, Unhas menargetkan 1.000 mahasiswa Tiongkok untuk menempuh pendidikan di kampusnya.
MoU tersebut ditandatangani pada 10 April 2026 di Ruang Rektor Unhas, Kampus Tamalanrea. Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, bersatu dengan Chairman Fuxin, Sun Xiaoxing, dalam acara resmi yang menandai langkah baru dalam hubungan internasional.
Jamaluddin Jompa menyatakan, “Kolaborasi ini kami posisikan sebagai bagian dari pengembangan ekosistem akademik global yang terintegrasi,” menegaskan tujuan memperluas jaringan akademik dan profesional di tingkat internasional.
Ia menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan upaya Unhas memperkuat pendidikan lintas negara dengan fokus pada penguatan akademik hingga industri. Kehadiran mahasiswa asing dan dukungan beasiswa diharapkan membangun ekosistem pendidikan yang lebih inklusif, kompetitif, dan berdaya saing global.
Kerjasama akan meliputi program strategis seperti pertukaran mahasiswa, riset bersama, pengembangan program studi, dan keterlibatan industri dalam proses pembelajaran. Jamaluddin Jompa optimis program tersebut dapat menarik ribuan pelajar Tiongkok ke Unhas.
“Unhas menargetkan dalam beberapa tahun ke depan hingga 1.000 mahasiswa Tiongkok dapat menempuh pendidikan di Unhas melalui berbagai skema program yang disusun secara bersama dan berkelanjutan,” jelasnya, menekankan rencana jangka panjang dan kolaborasi berkelanjutan.
Sun Xiaoxing mengakui Unhas sebagai salah satu kampus berkualitas di Asia Tenggara dengan kapasitas akademik dan potensi kelembagaan yang kuat. Ia mengungkapkan, “Kerja sama ini kami bangun di atas fondasi yang sudah ada, di mana saat ini terdapat sekitar 40-an mahasiswa asal Tiongkok yang tengah menempuh pendidikan di Unhas,” menyoroti keberhasilan awal.
Sun menegaskan komitmen Fuxin mendukung penuh kerja sama tersebut dan siap membuka peluang magang serta riset kolaboratif lintas sektor antara kedua negara. Ia berharap upaya tersebut dapat meningkatkan jumlah mahasiswa Tiongkok yang belajar di Unhas.
“Ke depan, jumlah (mahasiswa) tersebut akan terus kami tingkatkan secara bertahap melalui pengembangan program bersama yang lebih terstruktur dan berkelanjutan,” tutupnya, menandakan rencana ekspansi berkelanjutan.
Kesempatan ini menandai langkah strategis Unhas dalam memperluas jaringan internasionalnya. Dengan target 1.000 mahasiswa Tiongkok, kampus ini berupaya memperkuat reputasinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang mampu menarik talenta global melalui program-program terstruktur dan kolaborasi lintas sektor.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait