Video Jeriken SPBU Kalosi Diteliti Polres Enrekang
Gambar atau konten salah?
Di Enrekang, video yang beredar di media sosial menampilkan puluhan jeriken berjejer di SPBU Kalosi. Jeriken tersebut dipakai untuk mengisi bahan bakar minyak bersubsidi, yakni pertalite dan solar.
Kasat Reskrim Polres Enrekang, Iptu Herman, mengatakan bahwa petugas sudah memeriksa lokasi pada 14 April 2026 dan tidak menemukan antrian jeriken. Ia berkata, Tadi anggota sudah cek ke lokasi seperti di video dan sudah tidak menemukan ada antrean jeriken.
Herman menjelaskan bahwa video memang menunjukkan jeriken di SPBU Kalosi pada 14 Juni 2026, namun jeriken tersebut dibawa oleh petani untuk mengisi BBM guna keperluan lahan pertanian. Ia menegaskan, Sudah dicek anggota. Itu mereka antre pakai jeriken pakai rekomendasi dinas untuk lahan pertanian.
Ia menambahkan bahwa mobil yang terlihat di video tidak semuanya membawa jeriken; beberapa kendaraan hanya hendak mengisi BBM. Herman berkata, Itu soal ada mobil, bukan mobil yang angkut itu jeriken semua. Lain itu. Itu jeriken milik petani dan mereka antre.
Polres Enrekang terus menyiagakan anggota untuk memastikan pasokan BBM terdistribusi sesuai regulasi, termasuk bagi yang mengisi memakai jeriken. Herman menekankan, Proses pemantauan rutin dilakukan anggota guna memastikan ketersediaan BBM sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Video menunjukkan petugas SPBU sibuk mengisi satu persatu jeriken, sementara pemilik jeriken menunggu di dekat petugas. Di samping itu, beberapa mobil menunggu hingga proses pengisian jeriken selesai, menciptakan antrian panjang.
Kasus ini menyoroti upaya Polres Enrekang dalam memantau distribusi BBM bersubsidi dan mengklarifikasi bahwa jeriken yang digunakan memang untuk keperluan pertanian, bukan praktik penyalahgunaan umum.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
